MUTIARA NASEHAT-AL QUR’AN HADIST BAB 1 & 2

KEUTAMAAN BERDAKWAH DAN MENYEBARKAN ILMU

Rosulullah SAW bersabda :Ketika anakadam meninggal maka terputuslah seluruh amalnya kecuali 3 perkara yaitu shodaqoh jariyah, Ilmu yang bermanfaat, dan anak yang sholih yang mendoakannya.

Rosul SAW bersabda “Orang yang paling dermawan sesudah ku adalah orang yang mendalami sesuatu ilmu kemudian menyebarkannya, kelak di hari kiamat orang-orang ini akan dibangkitkan menjadi satu golongan.”

Sayyid Abdullah Alawi berkata “ Kemanfaatan yang paling besar bagi manusia adalah apabila ia mau mengajak manusia itu ke jalan Allah dengan memperkenalkan kepada manusia kewajiban-kewajibannya kepada Allah seperti mengesakan Allah dan mengingatkan kepada manusia tentang ayat-ayat Allah, tentang janji dan kabar gembira dari Allah bagi orang yang beriman dan tentang peringatan dan ancaman Allah bagi orang yang durhaka kepada Allah.”

Rosulullah SAW bersabda : “ Barang siapa membantu hajat/keperluan saudaranya didunia maka Allah akan membantunya di akhirat, Allah akan senantiasa menolong hambaNya selagi hamba itu mau menolong saudara.” Maka marilah kita senantiasa beristigfar jika ada niatan kita yang kurang baik dalam menyebarkan ilmu dan mengajak mereka menuju jalan Allah, karena Insya Allah pertolongan yang paling baik bagi manusia adalah menuntun mereka ke jalan Allah dan membimbing mereka dari kejahilan dan semoga kita dijauhkan dari golongan orang yang berkata tetapi tidak mengamalkan perkataannya dan berilmu tetapi tidak mengamalkan ilmunya.

BAHAYA ORANG YANG TIDAK BERTANGGUNGJAWAB

Rosulullah SAW bersabda “ Ketika aku di isro’kan, aku melihat orang-orang yang dipotong-potong lidahnya dengan pisau cukur dari api, Aku bertanya “Siapakah kamu ini” mereka menjawab “Kami adalah orang-orang yang mengajak kepada kebaikan tetapi kami tidak melaksanakannya dan kami melarang orang berbuat kejelekan tetapi kami melakukannya.”

Sayyid Abdullah bin Alawi berkata “ Ancaman ini menjadi hakorang-orang yang mengajak manusia kejalan Allah karna kepingin mendapatkan kekayaan, atau ketenaran duniawi, sedangkan orang yang mengajak orang lain menuju kejalan Allah sambil ia terus merasa dirinya masih hina dan melarang orang lain berbuat jahat sambal ia terus menyemangati dirinya untuk menjauhi kejahatan. Insya Allah itulah yang akan selamat dan sebaik-baik keadaan adalah “orang yang berilmu, dan mengamalkannya” dan seburuk-buruk keadaan adalah “orang yang tidak berilmun sehingga ia tidak bisa mengamalkannya.”

    Leave Your Comment Here