POLA INTERAKSI DALAM EKOSISTEM IPA-7

1. Predasi dan kompetisi

a. Predasi

Predasi adalah bentuk interaksi antar organisme yang salah satu berperan sebagai predator (pemangsa) dan yang lainnya sebagai prei (mangsa) atau hubungan makan dan dimakan antara konsumen. Predasi dapat dilihat dengan jelas pada rantai makanan dan jaring-jaring makanan, yaitu peristiwa makan dan dimakan antara konsumen I dan konsumen II, konsumen II dan konsumen III, dan seterusnya. Predasi mutlak ada dalam kehidupan ini. Predator tidak dapat bertahan hidup tanpa adanya mangsa. Dengan demikian, predator juga berfungsi untuk mengendalikan populasi mangsa, karena seandainya predator tidak ada dalam suatu ekosistem, maka populasi mangsa akan meledak.

b. Kompetisi

Kompetisi adalah bentuk interaksi antara dua organisme yang dapat merugikan kedua belah pihak. Kompetisi terjadi pada individu-individu yang berada dalam satu komunitas. Kompetisi terutama terjadi dalam hal perebutan sumber makanan, habitat, atau pasangan. Ketika sumber makanan tidak sebanding dengan jumlah individu yang menempati wilayah tersebut, maka kompetisi akan semakin besar. Begitu pula dengan wilayah yang sempit juga akan memperbesar tingkat kompetisi antar individu dalam mempertahankan habitatnya. Tidak imbangnya perbandingan antara individu jantan dan betina juga dapat memicu terjadinya kompetisi, mengingat kepentingan biologis setiap organisme dan pentingnya mempertahankan jenis (perkembangbiakan).

2. Simbiosis

Simbiosis adalah cara hidup bersama antara dua jenis makluk hidup yang bersifat langsung dan erat. Jenis makluk hidup yang bersimbiosis disebut simbion. Berdasrkan sifat hubungannya simbiosis dibagi menjadi 3,yaitu simbiosis mutualisme . simbiosis komensalisme dan simbiosis parasitisme.

a. Simbiosis mutualisme

Dalam  suatu  ekosistem  sering  terdapat   dua   jenis  makluk  hidup  yang  hidup bersama  dalam   hubungann  erat  dan  saling  mengutnungka.   Ada  beberapa contoh  simbiosis mutualisme antara lain sebagai berikut.

1) Simbiosis antara lebah dengan bunga

Lebah memerlukan makanan berupa nektar yang dihasilkan oleh bunga. Sementara itu, saat mengambil nektar, lebah dapat membantu bunga melakukan penyerbukan. Dengan demikian, hubungan keduanya saling menguntungkan.

2) Simbiosis antara jamur dan ganggang

Lumut  kerak  yang  biasanya terdapat pada kulit batang pohon, sebenarny  merupakan hidup bersama antara jamur dengan ganggang. Jamur memberikan air  dan garam mineral yang diserap melalui rizoid kepada ganggang.Ganggang dapat  berfotosintesis  sehingga  dapat memberikan makanan dan oksigen kepada  jamur.

3) Simbiosis antara tanaman kacang-kacangan dengan bakteri rhizobium

Akar tanaman kacang hijau terdapat banyak bintil yang disebut dengan nodus ( bulan kecil ). Di dalamnya terdapat bakteri rhizobium yang dapat mengikat nitrogen dari udara yang diperlukan oleh tanaman kacang-kacangan,sedangkan bakteri mendapat makanan dari sel-sel akar kacang-kacangan.

4) Simbiosis antara jamur dengan akar tumbuhan

Mikoriza adalah hubungan yang erat antara jamur dengan akar tumbuhan. Pertumbuhan benang-benang hifa jamur kedalam tanah dapat masuk ke akar tumbuhan sehingga mendapat makanan,sedangkan tumbuhan mendapat garam-garam mineral dan zat-zat organic dari jamur.

5) Simbiosis antara kerbau dengan burung

Kerbau yang sedang digembala di daerah berumput ada kalanya terdapat burung di atas punggung karena burung mendapat makanan dari kutu kerbau,sedang untungnya kerbau bias terbebas dari kutunya.

b.Simbiosis komensalisme

Dalam suatu ekosistem ada hubungan antara dua jenis organisme yang bersifat langsung dan erat yang satu mendapat keuntungan dan yang lain tidak mendapat kutungan atau dirugikan disebut simbiosis komensalisme. Ada beberapa contoh simbiosis komensalisme antara lain.

1) Anggrek bulan dan pohon mangga

Tumbuhan Anggek Bulan menempel pada Pohon Mangga sehingga       menerima sinar matahari. Pohon Mangga tidak dirugikan maupun diuntungkan.

2) Ikan remora dengan ikan hiu

Ikan remora mempunyai semacam alat penghisap sehingga dapat menempel pada ikan hiu atau ikan lainnya yang lebih besar. Dengan menempel pada Ikan Hiu, ikan remora akan memperoleh sisa makanan dari Ikan Hiu. Ikan Hiu tidak dirugikan maupun diuntungkan oleh Ikan Remora.

3) Tumbuhan  Sirih dan Tumbuhan Inangnya

Tumbuhan   Sirih   mendapat  keuntungan  dengan  tumbuh merambat   pada Tumbuhan Inangya. Tumbuhan inangnya tidak dirugikan maupun diuntungkan.

c. Simbiosis Parasitisme

Simbiosis    parasitisme    merupakan   cara   hidup  bersama  antara  dua  jenis organisme yang satu mendapat untung ,  sedangkan lain dirugikan. Organisme yang   mendapat  keuntungan  disebut  parasite sedang yang dirugiakn  disebut inang.

Ada beberapa contoh atara lain:

1) Benalu pada tumbuhan inang

Pola   interaksi  benalu  dan  inangnya   juga   merupakan   contoh   simbiosis parasitisme.  Benalu  memang  memiliki klorofil dan bisa melakukan fotosintesis sendiri.   Namun  ia  mengambil   air  dan  unsur   hara ( mineral )  dari inangnya, mengingat  ia tak memiliki akses akar ke tanah. Tumbuhan inang seperti nangka, cempedak , atau  beringin   dirugikan   karena   sebagian   hasil  penyerapan  akar digunakan untuk pertumbuhan si benalu.

2) Tali putri dan inangnya

Interaksi yang merupakan contoh simbiosis parasitisme juga dapat ditemukan pada interaksi antara tumbuhan tali putri dan inangnya. Tumbuhan tali putri yang berwarna kuning seperti mie tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri karena ia tidak dapat berfotosintesis (tidak memiliki klorofil). Ia mengambil fotosintat dari tanaman inangnya untuk metabolismenya. Dari keadaan tersebut, tanaman inang dirugikan karena  sebagian hasil fotosintesisnya dicuri oleh tumbuhan tali putri.

3) Kutu dan Binatang tempat dia tinggal

Kutu yang tinggal di tempat lebih kurang rambut akan menghisap darah hewan  atau manusia lewat kulit kepalanya.  Selain  meraih  makanan bersama menghisap  darah  secara  gratis , kutu  juga meraih keuntungan karena meraih tempat  ia  tinggal.   Adapun  hewan  atau manusia yang ditumpanginya justru mendapat  kerugian karena mereka merasakan gatal dan merasa tidak nyaman.

4) Hubungan cacing pita dengan manusia

Cacing pita yang hidup di dalam usus manusia mendapat keuntungan dikarenakan ia bias mendapat makanan secara gratis. Sedangkan manusia justru mengalami kerugian. Hal ini karena sari-sari makanan yang seharusnya digunakan dalam metabolisme manusia jadi berkurang  akibat  keberadaan cacing pita.

3. Antibiosis

Cara  hidup  bersama  antara  dua  organisme  yang bersifat  langsung  dan erat   dimana  salah  satu  organisme  menghambat pertumbuhan organisme yang lain. Ada beberapa contoh sebagai berikut.

a. Jamur Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum dapat  menghasilkan antibiotik berupa zat antibiotik yang dapat mematikan bakteri yang hidup di sekitarnya.

b. Alang – alang dapat mengeluarkan zat alefiali dalam tanah yang dapat menghambat  pertumbuhan tanaman budidaya.

TUGAS KE 2

Amati ekosistem di sekitar rumah kamu! Carilah pola-pola interaksi yang terjadi di ekosistem tersebut kemudian difoto. Misalnya simbiosis, predasi, kompetisi,dsb.kumpulkan foto tersebut (minimal 2) via WA atau Google Classroom atau diperlihatkan ketika pembelajaran tatap muka berlangsung. Silahkan cari foto yang terbaik!! Selamat mengerjakan..

    Leave Your Comment Here