Laporan Hasil Observasi – Bahasa Indonesia 7

A. Mengidentifikasi Teks Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi dapat berbentuk buku referensi (ensiklopedia), film dokumenter, hasil penelitian, dan lain-lain. Tujuan teks laporan observasi adalah untuk memperinci, mengklasifikasi, dan memberi informasi faktual tentang orang, hewan, objek, atau fenomena.

sedangkan laporan hasil observasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Isi yang dibahas adalah ilmu tentang suatu objek/ konsep.
  • objek yang dibahas bersifat umum sehingga menjelaskan ciri umum semua yang termasuk kategori/ kelompok itu.
  • Bertujuan menjelaskan dari sudut pandang ilmu.
  • Objek atau hal dibahas secara sistematis, dirinci bagian-bagiannya, dan objektif.
  • Memerinci objek atau hal secara sistematis dari sudut ilmu (definisi, klasifikasi, jabaran ciri objek).

B. Menyimpulkan Isi Teks Laporan Hasil Observasi yang Berupa Buku Pengetahuan yang Dibaca dan Didengar

Tahapan yang harus dilakukan ketika akan menyimpulkan isi teks laporan hasil observasi adalah:

  • Apa yang dibahas pada teks tersebut?
  • Apa saja bagian-bagian yang diperinci?
  • Memilah topik utama dan bagian-bagian yang terdapat pada tiap paragraf.
  • Tulislah informasi penting yang terdapat pada paragraf.

C. Menelaah Struktur dan Bahasa Teks Hasil Observasi

Sruktur teks laporan hasil observasi mencakup pernyataan umum, deskripsi bagian, deskripsi manfaat, simpulan.

Pada saat akan menelaah bahasa pada teks laporan hasil observasi yang harus anda lakukan adalah:

  • Mendaftar Istilah pada Teks Hasil Observasi.
  • Melengkapi Teks Laporan Hasil Observasi.
  • Memperbaiki Kepaduan Paragraf.
  • Menyunting kalimat yang mengungkapkan klasifikasi
  • Menyunting kalimat-kalimat boros.
  • Menelaah prinsip penggunaan kata, kalimat, tanda baca dan ejaan.

D. Merangkum dan Menyajikan Laporan Hasil Observasi

Langkah Menulis Teks Laporan Hasil Observasi:

  • Menentukan topik yang akan ditulis.
  • Menyusun Kerangka Laporan.
  • Menentukan informasi yang diperlukan dan cara mencari informasi.
  • Menata informasi dan hasil rangkuman menjadi teks hasil laporan observasi
  • Menata informasi yang diperoleh sesuai struktur teks hasil observasi.
  • Memvariasikan kalimat dan pengembangan paragraf pada teks laporan hasil observasi.

E. Struktur Teks Laporan Observasi

Struktur teks laporan hasil observasi di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pernyataan umum (klasifikasi dan definisi)
    Pernyataan umum berisi informasi umum, seperti nama, kelas, waktu obeservasi, tempat observasi, dan tambahan lain tentang hal yang dilaporkan.
  2. Deskripsi bagian
    Berisi perincian dan inti dari hasil observasi yang dilakukan. Dapat berupa klasifikasi yang bersifat teknis dan deksripsi yang lebih spesifik dari objek, misalnya kualitas, bagian, fungsi, kebiasaan, dan kegunaan.
  3. Simpulan
    Berisi ringkasan umum dari hal yang dilaporkan.

Contoh Teks Laporan Observasi

Apotek hidup adalah tanaman obat-obatan untuk kebutuhan sehari-hari yang ditanam di lingkungan sekitar. Tumbuhan tersebut dimanfaatkan sebagai obat tradisional atau obat herbal. Obat tradisional lebih aman karena bersifat alami dan mudah didapat. Oleh sebab itu, sebagian masyarakat lebih suka mengonsumsi obat-obatan tradisional.

Salah satu tempat yang menanam apotek hidup, yakni di daerah Gede Bage, Bandung. Tempat itu bernama Apotek Hidup Berkah milik H. Muhammad Husni. Apotek hidup ini pertama kali dibuat pada 18 Maret 2008 di pekarangan samping rumah Haji Husni. Pekarangan tersebut berukuran 8 x 10 meter, dengan kondisi yang bersih dan asri.

Tanaman obat yang ditanam di pekarangan tersebut, di antaranya sirih, lengkuas, jahe, jinten, kunyit, temulawak, daun salam, bawang merah, mengkudu, dan jeruk nipis. Semua jenis tanaman tersebut diolah dan dimanfaatkan sebagai obat-obatan tradisional yang berbentuk daun kering, bubuk, dan juga kapsul. Hasil olahan tersebut dijual langsung ke masyarakat, di toko-toko obat, ataupun di apotek dengan harga yang terjangkau.

Jahe merupakan salah satu tanaman yang memiliki kandungan gingerol, yaitu zat antiradang dan antioksidan tinggi. Jahe dapat digunakan untuk meredakan mual, mengurangi nyeri otot, menurunkan kadar gula dalam darah dan menurunkan risiko penyakit jantung. Selain jahe, kunyit juga memiliki antioksidan kuat yang dapat menetralisir radikal bebas sehingga dapat mencegah terjadinya kanker. Temulawak juga merupakan tanaman obat yang memiliki antiperadangan, sehingga dapat membantu tubuh mengobati radang usus, radang sendi, dan pankreatis. Tak hanya kunyit dan jahe, temulawak juga dapat mencegah kanker dan penyakit jantung.

Banyak manfaat yang didapatkan dari menanam apotek hidup, selain sebagai obat-obatan pribadi juga dapat menjadi sebuah usaha seperti yang dilakukan Haji Husni. Apotek hidup memudahkan kita untuk mendapatkan obat-obatan alami dengan kualitas bagus dan harga murah yang bersumber dari tanaman. Akan tetapi, diperlukan ketelatenan dan pengetahuan yang cukup untuk menanam dan merawat apotek hidup sehingga tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik.

Artikel: Teks Laporan Hasil Observasi
Kontributor: Nidia Rahma, S.Hum.
Alumni Sastra Indonesia FIB UI


E. Kosasih. 2017. Bahasa Indonesia. Jakarta: Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Buku Guru Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Permendiknas No. 50  Tahun 2015. Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan

S.S, Haryati, Dahuri, 2019. Buku Pendamping Siswa Bahasa Indonesia Untuk SMP/ MTs Kelas VII. Temanggung: Tim MGMP.

https://duniapendidikanversiwakamadkurikulum.blogspot.com/2019/07/materi-bahasa-indonesia-kelas-7_9.html

    Leave Your Comment Here