SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA IPA-8

PEKAN Ke-10
  1. Kompunen darah

Komposisi darah dapat diperoleh dengan cara memutar darah dalam suatu tabung dengan kecepatan tinggi.  Proses pemutaran darah tersebut dinamakan sentrifugasi. Dari hasil sentrifugasi, darah akan terpisah menjadi dua bagian, yaitu bagian bawah yang padat dan bagian atas berupa cairan. Cairan pada bagian atas adalah  plasma darah (55%), sedangkan bagian bawah terdapat sel-sel darah (45%).

a. Plasma Darah

Adalah kompunen darah yang berbentuk cairan berwarna kuning yang menjadi medium sel-sel darah. Volume plasma darah terdiri dari 91,5% berupa air (H2O) dan 8,5% berupa larutan protein (albumin, globulin dan fibrinogen), glukosa, ion mineral, hormon, zat sisa metabolisme (karbondioksida dan urea)

b. Sel darah merah (Eritrosit)

Sel darah merah berbentuk cakram bikonkaf ( bagian tengahnya cekung ), jumlah 4 – 5 juta/mm3, dibuat dalam sumsum merah tulang pipih, umur sel darah merah 120 hari, tidak memiliki inti sel dan mengandung hemogloblin. Hemoglobin merupakan protein yang mengandung zat besi dan membuat sel darah menjadi merah. Sel darah merah yang telah tua akan dibongkar oleh hati dan limpa. Fungsi hemoglobin yaitu untuk mengikat oksigen untuk diedarkan ke seluruh tubuh.

c. Sel darah putih (Leukosit)

Sel darah putih tidak berwarna, memiliki inti, berbentuk tidak tetap, bergerak secara amoeboid, dan menembus dinding kapiler ( diapedesis ), dibuat dalam sumsum tulang pipih, limpa dan kelenjar getah bening, umurnya 12 – 23 hari, jumlahnya 8000/ mm3. Peningkatan jujmlah leukosit disebut leukositosis ( leukimia ), sedangkan penurunan leukosit disebut leukopeni. Sel darah putih (leukosit) berfungsi dalam pertahanan dan kekebalan tubuh. Leukosit akan mempertahankan tubuh dari serangan penyakit. Fungsi tersebut didukung oleh kemampuan leukosit untuk bergerak amoeboid (seperti Amoeba) dan sifat fagositosis (memangsa atau memakan), serta memiliki inti. Berdasarkan ada atau tidaknya granula di dalam sitoplasmanya, leukosit dibagi menjadi leukosit bergranula (granulosit) dan leukosit tidak bergranula (agranulosit).

– Granulosit

Granulosit merupakan leukosit yang memiliki granula pada sitoplasmanya. Berdasarkan sifat-sifat granul yang dimilikinya, granulosit dibedakan menjadi tiga, yaitu neutrofil, basofil, eosinophil

– Agranulosit

Agranulosit merupakan leukosit yang tidak memiliki granula pada sitoplasmanya. Terdapat dua jenis agranulosit, yaitu limfosit dan monosit. Limfosit adalah leukosit yang tidak dapat bergerak dan memiliki satu inti sel. Limfosit berfungsi dalam membentuk antibodi. Limfosit berukuran antara 8–14 μm. Monosit berukuran lebih besar  daripada limfosit, yaitu 14–19 μm. Monosit memiliki inti berbentuk menyerupai ginjal.

d. Keping darah (Trombosit)

Keping darah disebut juga dengan trombosit. Trombosit berbentuk bulat, lonjong, bahkan berbentuk tidak beraturan. Trombosit tidak memiliki inti dan berukuran lebih kecil dibandingkan eritrosit. Jumlah trombosit sekitar 250.000–400.000 dalam setiap millimeter kubik darah. Trombosit dapat hidup selama delapan hari. Trombosit berfungsi dalam proses penggumpalan darah.

2. Alat peredaran darah

a. Jantung

Jantung manusia terdiri atas 4 ruang, 2 serambi (atrium) yaitu serambi kiri dan kanan dan 2 bilik (ventrikel) yaitu   bilik kiri dan bilik kanan. Sekat yang memisahkan jantung menjadi bagian kiri dan kanan disebut Septum Cordi   dan sekat yang memisahkan atrium dan ventrikel disebut Septum Atrio Ventriculorum. Antara serambi kiri dan  bilik kiri dihubungkan oleh katup berkelopak dua (valvula biskuspidalis), antara serambi kanan dan bilik kanan dihubungkan oleh katup berkelopak tiga (valvula trikuspidalis). Katup-katup tersebut diperkuat oleh korda tendinae.

b. Pembuluh Darah

  1. Arteri  ( pembuluh nadi ). Adalah pembuluh darah yang membawa darah keluar dari jantung. Pembuluh arteri membawa darah yang kaya akan oksigen  ( O2 ), kecuali arteri pulmonalis yaitu pembuluh darah dari bilik kanan ke paru – paru membawa darah yang kaya karbondioksida ( CO2 )
  2. Pembuluh vena ( pembuluh balik ), adalah pembuluh darah yang menuju/masuk ke jantung. Yang paling besar terletak dekat jantung disebut vena cava. Vena cava dibagi dua yaitu, vena cava superior ( membawa darah dari bagian tubuh atas ke jantung ) dan vena cava inferior ( membawa darah dari bagian tubuh bawah ke jantung )
  3. Pembuluh kapiler. Berhubungan langsung dengan sel dan jaringan tubuh. Pada pembuluh ini terjadi pertukaran gas oksigen dan karbondioksida.

Perbedaan pembuluh arteri (nadi) dan pembuluh  vena (balik)

3. Mekanisme peredaran darah

Peredaran darah manusia disebut peredaran darah tertutup artinya darah beredar hanya didalam pembuluh, juga disebut peredaran darah ganda artinya setiap beredar, darah melewati jantung sebanyak dua kali

Peredaran darah ganda terdiri atas :

  1. Peredaran darah besar/sistemik, yaitu darah beredar dari bilik kiri jantung ( ventrikel kiri ) menuju ke seluruh tubuh memebawa oksigen, kemudian masuk serambi kanan ( atrium kanan ) memebawa karbondioksida melalui cava.
  2. Peredaran darah kecil/pulmunal, yaitu darah beredar bilik kanan (ventrikel kanan ) menuju ke paru-paru kemudian menuju ke serambi kiri ( atrium kiri ) melalui vena polmunalis. Didalam paru-paru  tepatnya di alveolus terjadi pertukaran gas, yaitu gas karbondioksida dilepaskan dan gas oksigen diikat.

Untuk lebih memahami tentang peredaran darah manusia, kalian dapat melihat gambar berikut!

4. Frekuensi denyut jantung

Faktor yang mempengaruhi terhadap denyut jantung antara lain :

  • Jenis kelamin.

Denyut jantung perempuan umumnya lebih cepat dibanding denyut jantung pria. Denyut jantung perempuan 72 – 80/menit pada kondisi normal, pria 64 – 72/ menit pada kondisi normal

  • Aktivitas/ kegiatan
  • Usia
  • Suhu tubuh
  • Kesehatan

GANGGUAN  ATAU KELAINAN

  1. Jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol, lemak, atau lainnya pada dinding pembuluh darah
  2. Stroke adalah kondisi yang terjadi pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah.
  3. Varises dan wasir disebabkan karena pelebaran pembuluh vena di kaki, sedangkan wasir adalah pelebaran pembuluh vena pada anus
  4. Hipertensi dan hipotensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi saat tekanan darah berada pada nilai 120/80 mmHg atau lebih. (sakit kepala, lemas, nyeri dada, sesak napas)
  5. Hipotensi adalah kondisi dimana tekanan darah menjadi lebih rendah dari normal, yaitu kurang dari 120/80 mmHg. (pusing, lemas, pandangan mata buram, sesak napas, keringat dingin, pucat dan mual)
  6. Anemia adalah kondisi ketika tubuh kekurangan sel ndarah yang mengandung hemoglobin (eritrosit)
  7. Leokimia atau kangker darah adalah kondisi dimana tubuh kelebihan sel darah putih. Fungsi sel darah putih adalah melawan infeksi
  8. Thalasemia adalah penyakit kelainan darah yang diakibatkan oleh faktor genetika atau keturunan
  9. Hemofilia adalah penyakit turunan yang menyebabkan darah sukar membeku
  10. Sickle ceel atau anemia sel sabit adalah kondisi anemia dimana terdapat ketidaknormalan bentuk sel darah merah.
  11. Arteriosklorosis adalah penyempitan pembuluh arteri akibat pengendapan zat kapur (calsium) yang menyebabkan dinding barteri mengeras.
  12. Artherosklerosis adalah penyempitan pembuluh arteri akibat adanya timbunan lemak, menyebabakan lubang dinding arteri menyempit sehingga tekanan darah menigkat.
  13. Leukopini yaitu sel darah putih kurang dari 6000

    Leave Your Comment Here