SISTEM PENCERNAAN MANUSIA IPA-8

PEKAN Ke-9

Manusia membutuhkan makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi, memberikan energy pada tubuh, perkembangan dan pertumbuhan serta perbaikan sel-sel tubuh. Oleh karena itu, memilih bahan makanan dengan nutrisi yang tepat sangat penting untuk kita ketahui. Nutrisi dalam bahan makanan dapat diserap oleh tubuh manusia melalui proses  pencernaan. Apa sajakah nutrisi yang kita butuhkan? Bagaimana nutrisi tersebut di cerna dalam tubuh kita? Mari kita pelajari!

A. JENIS NUTRISI

  1. Makro Nutrisi

Nutrisi makro merupakan nutrisi yang menyediakan kalori atau energi bagi tubuh. Makro nutrisi sangat dibutuhkan dalam jumlah yang relatif besar oleh tubuhmu.

a. Karbohidrat

Kita membutuhkan karbohidrat dalam jumlah besar karena karbohidrat adalah sumber utama dari bahan bakar tubuh. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi. Jenis karbohidrat, meliputi glukosa, selulosa dan amilum (zat tepung).

Sumber karbohidrat antara lain: beras, jagung, gandum, kentang, ubi jalar, ketela pohon, sagu. Kelebihan karbohidrat dapat menyebabkan penyakit diabetes.

b. Protein

Protein berfungsi sebagai zat pembangun tubuh serta dapat memperbaiki sel – sel yang rusak. Bahan makanan yang mengandung protein antara lain: daging, susu, ikan, telur, (protein hewani) serta kacang kedelai beserta hasil olahanya (tahu, tempe), kacang hijau, dan kacang – kacang lainnya (protein nabati).

c. Lemak

Lemak berfungsi sebagai sumber energi, pelarut vitamin A,D,E dan K, pelindung organ tubuh yang penting, misal jantung, ginjal, mata, menjaga suhu tubuh (agar tubuh tetap hangat). Bahan makanan yang mengandung lemak antara lain : daging, susu, ikan basah, telur, minyak ikan (lemak hewani) serta kemiri, kelapa, alpukat dan kacang- kacangan (lemak nabati).

2. Mikro Nutrisi

Mikronutrisi merupakan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah sedikit dan hanya berfungsi untuk mendukung metabolisme tubuh. Terdapat tiga senyawa yang dapat dikategorikan sebagai mikro nutrisi, yaitu vitamin, mineral dan air.

a. Vitamin

Vitamin dapat dikelompokkan menjadi vitamin yang larut dalam lemak (Vitamin A, D, E dan K) dan vitamin yang larut dalam air (Vitamin B dan C). Macam-macam vitamin dapat dilihat pada table berikut.

No.Nama VitaminFungsiPenyakit Akibat kekuranganSumber
1Vitamin APenting untuk indra penglihatan, menjaga kesehatan Kulit dan imunitas Tubuh.Rabun Senja, Katarak, gangguan pengihatan.Buah-buahan berwarna Merah dan Kuning (Wortel, tomat, Pepaya), dll.
2Vitamin CPenting untuk kesehatan gigi dan gusi serta tulang, Membentuk sel-sel tubuh dan pembuluh darah. antioksidan.Lidah pecah-pecah, penyakit sariawan, penyakit gusdi berdarah Jeruk, Tomat, arbei, Strawberry, sayuran, dll.
3Vitamin B Kompleks (B1 (thiamine), B2 (riboflavin), B3 (niacin), B5 (pantothenic acid), B6, B7 (biotin), B9 (folat), dan B12  Mengobati atau mencegah masalah kesehatan tertentu, termasuk gangguan kecemasan, depresi, kelelahan, penyakit jantung, nyeri pramenstruasi, dan masalah kulit seperti jerawatKekurangan energi, Kesehatan otak terganggu, Menurunnya sistem kekebalan tubuh, dan menurunnya kesehatan rambut dan kulit.Gandum, kacang hijau, kacang kedelai, daging, tepung, dll
4Vitamin DPenting untuk Gigi dan tulang, membantu tubuh menggunakan
Kalsium dan Phospor, mencegah penyakit rahkitis (pelunakan tulang pada anak-anak).
Rheumatoid arthritis (radang sendi), Penyakit Osteomalasia (hilangnya unsur fosfor dan kalsium secara berlebihan), Penyakit Rahkitis.Ikan, telur, hati, Jamur, Kedelai, Susu, udang, tiram. Paparan sinar Matahari.
5Vitamin EPenting untuk fungsi darah, mencegah asam lemak yang berlebihan, menjaga jaringan kesehatan kulit, mata, darah merah dan hati, Sebagai antioksidan alami.kemandulan, gangguan saraf dan otot.minyak sayur, gandum, padi-padian, lettuce, ikan, ragi, kuning telur.
6Vitamin Kmembantu metabolisme tubuh dan mencegah penyakit diabetes, menekan proses pendarahan akibat pemakain senyawa aspirin atau antibiotik berlebihan,mencegah Osteporosismenghambat pembekuan darah, menurunnya kepadatan tulang.Sayuran berdaun hijau, avocado, kiwi, peterseli.

b. Mineral

Mineral berfungsi dalam proses pembangun sel. Macam – macam mineral: kalsium(Ca), fosfor (P), kalium(K), natrium(Na), besi(Fe), iodium(I), Mineral dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sedikit.

c. Air

Salah satu fungsi air bagi tubuh adalah untuk membantu dalam proses pencernaan makanan, pembentuk sel dan cairan tubuh, pengatur suhu tubuh, pelarut zat-zat gizi lainnya, pelumas dan bantalan, media transportasi dan media pengeluaran sisa metabolisme.

Untuk mengetahui kandungan nutrisi dalam makanan, dapat dilakukan uji kandungan bahan makanan menggunakan reagen (cairan yang dapat menunjukkan reaksi kimia pada zat tertentu). Berbagai jenis reagen untuk mengetahui nutrisi dalam bahan makanan.

Bahan  ReagenIndikator positif
AmilumLugol/kaliu lodidaLarutan berwarna biru tua
GulaBenedict/fehling A dan fehling BLaruten berwarna biru kehijauan, kuning sampai merah bata
ProteinBiuret/MillonLarutan berwarna merah muda sampai ungu

Misalnya:

Untuk menguji kandungan protein digunakan larutan biuret, berdasarkan table di atas bahan makanan yang ditetesi larutan biuret sehingga warnanya berubah menjadi merah muda sampai ungu, artinya bahan makanan tersebut mengandung protein.

Sebelum diberi Biuret

Setelah diberi Biuret

Berdasarkan percobaan di atas, perubahan warna telur, susu sapid an kacang kedelai setelah dtetesi reagen biuret warnanya menjadi ungu dan merah muda, maka dapat disimpulkan bahwa ketiga bahan makanan tersebut mengandung protein.

(Untuk melakukan uji bahan makanan yang mengandung protein dapat dilakukan melalui lab maya dari rumah belajar melalui link berikut https://vlab.belajar.kemdikbud.go.id/Experiments/virtuallab-proteintest/#/ ).

B. ORGAN PENCERNAAN

  1. Mulut

Didalam rongga mulut terjadi pencernaan secara mekanik (pencernaan yang melibatkan gerakan fisik) oleh gigi dan secara kimiawi (pencernaan dengan bantuan enzim) oleh enzim ptialin. Enzim ptialin berfungsi mencerna zat tepung menjadi gula. Didalam mulut terdapat 3 kelenjar ludah yang menghasilkan ludah yaitu: kelenjar parotitis (di bawah telinga), kelenjar submandibularis (di bawah rahang bawah), dan kelenjar sublingualis (di bawah lidah). Di dalam mulut terdapat gigi dan lidah yang berfungsi membantu mencerna makanan secara mekanik. Lidah berfungsi sebagai indra pengecap (dapat merasakan rasa manis, asin, asam, dan pahit pada makanan), membantu membolak-balikan makanan dan membantu menelan makanan. Gigi manusia terdiri atas 3 macam yaitu, gigi seri, gigi taring dan gigi geraham. Gigi seri berfungsi  untuk memotong makanan, Gigi taring untuk merobek makanan dan gigi geraham untuk mengunyah/menggilas makanan. Jumlah gigi anak-anak dan orang dewasa berbeda.

Rumus gigi anak – anak ( gigi susu ) jumlah 20

Geraham depantaringseriseritaringGeraham depan
212212
212212

Rumus gigi dewasa : jumlah 32

Geraham belakngGeraham depqanTaringseriseritaringGeraham depanGeraham belakang
32122123
32122123

2. Kerongkongan (Esofagus)

Didalam kerongkongan terdapat gerakan peristaltik yaitu gerakan meremas – remas makanan masuk ke lambung. Pada pangkal tenggorokan terdapat epiglottis. Epiglotis berfungsi untuk menutup ujung saluran pernapasan (laring) agar makanan tidak masuk ke saluran pernapasan.

3. Lambung

Lambung terdiri tiga bagian yaitu : kardiak (bagian atas ), fundus ( tengah ), pirolus ( bawah ).

Pada dinding lambung menghasilkan getah lambung yang terdiri dari:

  • HCl untuk membunuh kuman yang masuk bersama makanan, mengaktifkan pepsin dan mengasamkian makanan
  • Enzim pepesin untuk mengubah protein menjadi pepton
  • Enzim renin untuk menggumpalkan protein susu ( kasein ) di dalam susu

4. Usus Halus

Usus halus terdiri dari tiga bagian, yaitu usus dua belas jari (duodenum), usus tengah (jejemum), dan usus penyerapan (ileum). Di dalam usus halus hanya terjadi pencernaan secara kimiawi. Pada duodenum terdapat saluran yang menghubungkan dengan kantung empedu dan pankreas. Getah pankreas mengandung enzim lipase, amilase, dan tripsin.

  • Enzim amilase berfungsi mengubah zat tepung menjadi zat gula
  • Enzim tripsim berfungsi mengubah protein menjadi asam amino
  • Enzim lipase berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

Pada usus penyerapan (illeum) terjadi penyerapan sari-sari makanan, permukaan dinding illeum berjonjot – jonjot disebut vili untuk memperlancar penyerapan makanan. Didalam vili terdapat pembuluh darah dan pembuluh kil. Pembuluh darah berfungsi mengangkut dan menyerap glukosa, asam amino, garam mineral dan vitamin ke seluruh tubug. Pembuluh kil berfungsi mengangkut asam lemak dan gliserol menuju pembuluh balik besar dibawah tulang selangka.

5. Usus Besar

Usus besar terdiri atas kolon asendens (naik), kolon transersum (mendatar), dan kolon desendens (menurun) dan berakhir di anus. Di antara usus halus dan usus besar terdapat usus buntu (sekum).

Pada ujung usus buntu terdapat tonjolan kecil yang dinamakan umbai cacing (apendiks) yang berisi massa sel darah putih untuk imunitas (kekebalan tubuh). Bahan makanan yang sampai pada usus besar dapat dikatakan sebagai zat-zat sisa. Zat sisa tersebut terdiri dari sejumlah besar air dan bahan makanan yang tidak dapat dicerna. Usus besar berfungsi untuk mengatur kadar air pada sisa makanan. Apabila kadar air pada sisa makanan terlalu banyak,  maka dinding usus besar akan menerap kelebihan air tersebut. Sebaliknya, jika sisa makanan kekurangan air, maka dinding usus besar akan mengeluarkan air dan mengirimkannya ke sisa makanan. Pada usus besar terdatap bakteri Escherichia coli yang membantu membusukkan sisa – sisa makanan, berperan dalam pembentukan vitamin K dan menghambat pertumbuhan bakteri patogen.

C. GANGGUAN PADA SISTEM PENCERNAAN

  1. Obesitas yaitu suatu kondisi tubuh yang memiliki kandungan lemak berlebihan, obesitas disebabkan karena konsumsi makanan berlebihan dan kurang aktivitas tubuh.
  2. Karies gigi disebabkan oleh penimbunan sisa makanan pada gigi.
  3. Sariawan, biasanya diawali dari luka kecil pada rongga mulut.
  4. Parottitis (gondong), disebabkan oleh virus yang menyerang kelenjar air ludah bagian bawah bagian telinga akibatnya kelenjar air ludah membengkak.
  5. Xerostoma, ditandai dengan rendahnya produksi air ludah sehingga makanan tidak tercerna dengan baik.
  6. Tukak lambung, terjadi adanya luka pada dinding lambung bagian dalam
  7. Apendisitis, adalah radang pada apendiks (umbai cacing)
  8. Diare, disebabkan oleh protozoa atau bakteri, sehingga terjadi gangguan penyerapan air pada usus besar. Akibatnya tinja yang dikeluarkan berwujud cair.
  9. Enteritis, peradangan pada usus halus atau usus besar karena infeksi bakteri.
  10. Kontipasi atau sembelit, sulit buang air besar karena penyerapan air di kolon terlalu banyak.
  11. Mag (gastritis), terjadinya peradangan atau iritasi pada lapisan lambung.

TUGAS SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA

  1. Buatlah menu makanan yang mengandung gizi yang lengkap!
  2. Catatlah bahan makananya!

    Leave Your Comment Here