Interaksi Sosial – IPS 7

  • IPS 7
  • 29 September 2020

Apakah kalian pernah melakukan interaksi sosial?

Seperti halnya kalian berpamitan ketika mau berangkat sekolah kepada orang tua, itu merupakan salah satu contoh bentuk interaksi sosial.

https://www.sehatq.com/artikel/memahami-kesiapan-sekolah-anak-berdasarkan-psikolog-anak

Interaksi sosial merupakan pondasi sebuah tindakan yang didasarkan pada norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan dalam masyarakat. Berlangsungnya interaksi sosial dengan baik jika aturan-aturan dan nilai-nilai dilakukan dengan baik. Jika tidak adanya kesadaran dari masing-masing, maka proses sosial pun tidak akan berjalan sesuai yang diharapkan.

1.   Pengertian Interaksi Sosial

Pengertian Interaksi Sosial Secara Bahasa: inter (antar/saling); action (tindakan). Secara Etimologis:hubungan timbal balik antarsesamanya.

Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu lainnya, antara individu dengan kelompok atau antara kelompok dengan kelompok. Interaksi sosial merupakan proses setiap orang menjalin kontak dan komunikasi serta saling memengaruhi dalam pikiran maupun dengan tindakan.

Pengertian Interaksi Sosial menurut beberapa ahli :

  • Gilin: Pengertian interaksi sosial menurut gillin adalah hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antarindividu dan kelompok atau antarkelompok.
  • Macionis: Menurut Macionis bahwa pengertian interaksi sosial adalah proses bertindak dan membalas tindakan yang dilakukan seseorang dalam hubungan dengan orang lain.
  • Soerjono Soekanto: Pengertian interaksi sosial menurut Soerjono Soekanto bahwa interaksi sosial adalah proses sosial mengenai cara-cara berhubungan yang dapat dilihat jika individu dan kelompok-kelompok sosial saling bertemu serta menentukan sistem dan hubungan sosial.
  • Broom dan Selznic: Menurut Broom dan Selznic, bahwa pengertian interaksi sosial adalah proses bertindak yang dilandasi oleh kesadaran adanya orang lain dan proses menyesuaikan respon (tindak balasan) sesuai dengan tindakan orang lain.
  • Kimball Young dan Raymond W. Mack: Pengertian interaksi sosial menurut Kimball Young dan Raymond W. Mack adalah hubungan sosial yang dinamis dan menyangkut hubungan antarindividu, antara individu dengan kelompok maupun antara kelompok dengan kelompok lainnya.
  • Homans: Menurut Homans, pengertian interaksi sosial adalahsuatu kejadian ketika suatu aktivitas yang dilakukan oleh seseorang terhadap individu lain diberi ganjaran atau hukuman dengan menggunakan suatu tindakan oleh pasangannya.

2.    Syarat terjadinya Interaksi Sosial

Menurut Soerjono Soekanto, interaksi sosial terjadi karena terpenuhinya 2 syarat, yaitu:

a.    Kontak sosial

https://kumparan.com/telkomsel/begini-caranya-proses-komunikasi-ponsel-terjalin

Kontak Sosial adalah hubungan antara satu pihak dengan pihak lain dimana kontak sosial merupakan awal terjadinya interaksi sosial, dan saling bereaksi satu dengan yang lain meski tidak bersentuhan fisik.

Macam-macam kontak Sosial :

1).   Kontak sosial berdasarkan sifatnya yaitu:

a)    Kontak positif yaitu mengarah pada suatu kerja sama. Misalnya seorang pedagang melayani pelanggannya dengan baik dan si pelanggan merasa puas dalam transaksi tersebut.

b)    Kontak negatif yaitu mengarah pada suatu pertentangan, bahkan berakibat putusnya interaksi sebagaimana tampak dalam perang Lebanon dan Israel.

2)    Kontak sosial berdasarkan proses berlangsungnya

  1. Kontak primer ialah suatu kontak sosial yang terjadi secara langsung, baik bertatapan muka, maupun melalui persentuhan fisik maupun tidak. Contoh: berjabat tangan, berbicara, bahasa isyarat dan tersenyum.
  2. Kontak sekunder ialah suatu kontak sosial yang terjadi secara tidak langsung dengan menggunakan media tertentu. Contoh melalui jaringan internet, telepon dan lain-lainnya.

Kontak sosial dapat berlangsung dalam tiga bentuk, yaitu  :

1)    Kontak antar individu

       Kontak antar individu adalah terjadi antara individu dengan individu. Contoh: kontak antar teman, kontak anak dengan ibunya, kontak guru dengan salah satu siswanya, dan lain-lain.

https://criarcomo.blogspot.com/2018/06/contoh-interaksi-sosial-individu-dengan.html

2)    Kontak antar individu dengan kelompok, dan sebaliknya

       Kontak antar individu dengan kelompok adalah kontak yang terjadi antara individu dengan suatu kelompok tertentu. Contoh: kontak yang terjadi saat seseorang mempresentasikan sesuatu dengan beberapa orang lain dan kontak antara guru dengan para siswa di kelas.

https://www.studiobelajar.com/interaksi-sosial/

3)    Kontak antar kelompok

       Kontak antar kelompok adalah kontak yang terjadi antara kelompok satu dengan kelompok yang lain.

Contoh: kontak bisnis antar perusahaan dan kontak antar tim sepakbola saat bertanding

https://www.gatra.com/detail/news/378206-Empat-Tim-Lolos-ke-Grand-Final-Alex-Noerdin-Cup

b.    Komunikasi

Adanya komunikasi menimbulkan kontak sosial. Akan tetapi, adanya kontak sosial belum tentu menimbulkan komunikasi. Interaksi sosial juga dapat terjadi melalui komunikasi nonverbal. Setiap pihak menyadari keberadaan pihak lain yang dapat menyebabkan perubahan perasaan.

Komunikasi memuat komponen-komponen sebagai berikut:

  1. Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
  2. Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
  3. Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
  4. Penerima atau komunikan (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
  5. Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.

3.    Ciri-Ciri Interaksi Sosial
Menurut Tim Sosiologi (2002), ada empat ciri – ciri interaksi sosial, antara lain (p. 23) :
a.    Jumlah pelakunya lebih dari satu orang
b.    Terjadinya komunikasi di antara pelaku melalui kontak sosial
c.     Mempunyai maksud atau tujuan yang jelas
d.    Adanya dimensi waktu yang meliputi masa lalu, masa kini, dan masa yang akan            datang.

4.    Faktor-Faktor Pendorong Interaksi Sosial

Interaksi sosial dilandasi oleh beberapa faktor, antara lain sebagai berikut !

  1. Imitasi : proses sosial atau tindakan seseorang untuk meniru orang lain melalui sikap, penampilan, gaya hidupnya, bahkan apa saja yang dimiliki orang lain. Imitasi bisa membawa dampak positif dan negatif, tergantung dari yang ditiru.  Contoh imitasi adalah seorang anak sering meniru kebiasaan-kebiasaan orang tuanya misalnya cara berbicara, berpakaian, dan makan. 
  2. Identifikasi : upaya yang dilakukan oleh seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain yang ditirunya.
  3. Sugesti : rangsangan, pengaruh atau stimulus yang diberikan seorang individu kepada individu lainnya sedemikian rupa, sehingga orang yang diberikan sugesti tersebut menuruti apa yang disugestikannya tanpa berfikir lagi secara kritis dan rasional (bersifat negatif). Contoh sugesti adalah obat impor yang harganya mahal namun karena produk impor dan dianggap manjur dalam menyembuhkan penyakit. Pernyataan tersebut merupakan sugesti dari harga obat yang mahal dan embel-embel produk luar negeri.
  4. Motivasi : rangsangan, pengaruh atau stimulus yang diberikan seorang individu kepada individu lainnya sedemikian rupa, sehingga orang yang diberikan motivasi tersebut menuruti apa yang dimotivasikan secara kritis, rasional, dan penuh rasa tanggung jawab (bersifat positif).
  5. Simpati : suatu proses kejiwaan, di mana seorang individu merasa tertarik kepada seseorang atau sekelompok orang, karena sikapnya, penampilannya, wibawanya, atau perbuatannya. Perasaan simpati biasanya menimbulkan perasaan kasih sayang. Contoh dari simpati adalah membantu korban bencana alam, menjenguk orang sakit, turut berbahagia atas keberhasilan orang lain.
  6. Empati: mirip dengan simpati, tapi tidak semata-mata perasaan kejiwaan saja tapi dibarengi perasaan yang sangat dalam.  Contoh : Bila ada orang lain kena musibah kita akan merasakan penderitaannya dan tidak hanya merasa kasihan.

Daftar Pustaka

Kurnia,Anwar.2002.IPS TERPADU 1 Kelas VII SMP.Jakarta Timur:Yudis Tira

Setiawan,Iwan.Dedi.Suciati.danA.Mushlih.2013.Ilmu Pengetahuan Sosial.Jakarta:Kemdikbud.Edisi Revisi 2016

Tim Penyusun MGMP IPS Temanggung.Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VII.Magelang:Inovasi

    Leave Your Comment Here