Permainan Bola Besar (Bola Basket) – Penjasorkes 7

Permaiann Bola Basket

a. Sejarah
Permainan bola basket adalah permainan olahraga yang dilakukan secara berkelompok,  baik putra maupun putri dan setiap regunya  masing-masing  beranggotakan  5 (lima) orang pemain. Permainan bertujuan untuk mencari nilai/angka  yang sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke dalam basket (ring) dan mencegah  lawan untuk mendapatkan nilai. Pemain cadangan untuk tiap regunya 5 (lima) orang pemain. Semula lama permainan ditentukan dalam dua babak, lama satu babak 20 menit, dengan lama istirahat antar babak adalah 10 menit. Sekarang permainan bola basket dibagi menjadi 4 quarter masing-masing quarter selama 10 menit. Dari quqrter pertama ke quarter kedua  dan dari quarter ketiga ke quarter ke empat diselingi istirahat selama 2 menit, sedangkan dari quarter ke dua ke quarter ke tiga diselingi istirahat selama 3 menit. Pada quarter ke tiga pindah posisi lapangan.
Permainan bola basket yang kita kenal sekarang ini diciptakan oleh Dr.James Naismith pada tahun 1891, atas anjuran Dr. Luther Halsey Gulick. Dr. Luther Halsey Gulick menganjurkan kepada Dr. Naismith untuk membuat permainan baru yang dapat dimainkan di dalam gedung, mudah dimainkan, mudah dipelajari, dan menarik. Dr. James Naismith, seorang ilmuwan asal Kanada yang mengajar di sebuah fakultas untuk para mahasiswa profesional di YMCA di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario, Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891. Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswanya untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith. “Basket ball” (sebutan bagi olahraga ini dalam bahasa Inggris), adalah sebutan yang digagas oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatiknya ditempatkan di seluruh cabang YMCA di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh negara bagian Amerika Serikat.
Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui pass (lemparan). Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.

b. Lapangan Permainan Bola Basket

c. Teknik Permainan Bola Basket
1) Teknik Memegang Bola Basket Dengan Dua Tangan
1. Berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu
2. Bola dipegang diantara kedua telapak tangan
3. Kedua telapak tangan melekat pada bagian samping bola dan sedikit ke belakang
4. Jari-jari tangan dibuka selebar mungkin dan diletakkan di depan dada
5. Pada waktu menerima atau saat akan mengoper bola sikap kaki kuda-kuda
6. Badan sedikit condong ke depan dengan titik berat badan jatuh diantara kedua kaki dan lutut sedikit ditekuk


2) Teknik Menggiring Bola (dribble)
Menggiring bola adalah upaya membawa bola dengan cara memantulkan bola di tempat, memantulkan bola sambil berjalan, dan memantulkan bola sambil berlari. Menggiring bola merupakan suatu usaha untuk membawa bola menuu ke depan atau lapangan lawan. Cara menggiring bola yang dibenarkan adalah dengan menggunakan satu tangan boleh kiri maupun kanan, tetapi tidak boleh menggiring bola menggunakan dua tangan. Tujuan menggiring bola adalah untuk mencari peluang serangan, menerobos pertahanan lawan, dan memperlambat tempo permainan.
Teknik menggiring bola:
1. Berdiri dengan kaki depan belakang atau kaki dibuka selebar bahu
2. Pegang bola dengan posisi seperti menangkap atau menerima bola
3. Lengan bagian atas tegak lurus dengan lantai dan lengan bawah sejajar dengan lantai dan pergelangan tangan lemas atau tidak kaku
4. Kemudian bola didorong atau dipantul-pantulkan di depan, samping kiri, dan kanan dengan telapak tangan berikut jari-jari tangan terbuka (bukan dipukul-pukul)
5. Pandangan ke arah bola dan akhirnya pandangan ke segala arah.
Teknik dribble dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. teknik dribble tinggi, dilakukan dengan cara menggiring bola sambil berjalan atau berlari pelan;
2. teknik dribble rendah, dilakukan degan tempo yang sedikit cepat sambil mencari arah agar terhindar dari perebutan bola, biasanya dilakukan untuk melakukan terobosan ke pertahanan lawan.

d. Teknik Terpadu
Teknik terpadu merupakan latihan yang menggabungkan teknik-teknik dasar yang telah dipelajari dalam satu latihan secara bersama-sama yang bertujuan untuk lebih meningkatkan ketrampilan bermain.
1) Menangkap bola
Posisi awal teknik menangkap bola adalah berdiri tegak dengan kedua kaki dibuka. Posisi lutut dibuka dengan siku kedua tangan sedikit ditekuk. Kedua tangan berada didepan dada dengan jari-jari dibuka dan agak ditekuk, serta telapak tangan mengarah ke depan. Pada saat menerima bola, tangan segera ditarik ke arah dada dan jari tangan memegang bola.
2) Menggiring bola dan menghindari lawan
Menggiring bola bertujuan untuk menerobos pertahanan lawan, mempercepat usaha memasukkan bola kedalam keranjang, dan mengacaukan pertahanan lawan. Cara menghindari lawan yang akan merebut bola yaitu degan melakukan gerakan menggiring rendah atau dikombinasikan dengan gerakan pivot.
3) Menggiring bola dan melewati lawan.
Menggiring bola dan melewati lawan dilakukan dengan cara berlari sambil berbelok ke kanan dan ke kiri. Pelatihan ini dikombinasikan dengan gerakan yang lain, misalnya berputar.
4) Teknik Chest Pass atau melempar bola menggunakan dua tangan dari depan dada.
Mengoper bola dengan dua tangan dari depan dada merupakan operan yang sering dilakukan dalam suatu pertandingan bola basket. Operan ini berguna untuk operan jarak pendek, karena mengoper bola dengan cara ini akan menghasilakn kecepatan, ketepatan, dan kecermatan terhadapteman yang diberi bola. Jarak lemparan antara 5-7 meter.
Teknik Melakukan Chest Pass:
a. Berdiri dengan kaki dibuka selabar bahu dan lutut sedikit ditekuk.
b. Badan dicondongkan ke depan
c. Bola dipegang dengan kedua telapak tangan dan jari-jari terbuka.
d. Tekuk kedua siku dengan mendekati badan, dan aturlah bola selalu setinggi dada
e. Langkah kaki kiri ke depan ke arah sasaran
f. Kemudian kedua lengan menolak lurus ke depan

5) Teknik Over Head atau Operan Dari Atas Kepala
Operan ini dilakukan dengan dua tangan dan bola berada di atas kepala agak ke belakang. Operan ini pada spesifiknya sama dengan operan setinggi dada, hanya posisi letak bola yang berbeda yaitu di atas kepala.
Teknik Over Head:
a. Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang dan lutut sedikit ditekuk
b. Bola dipegangdengan kedua tangan dan berada di atas kepala
c. Lemparkan bola dengan mendorong bola ke atas
d. Bola dilpaskan dengan lecutan ujung jari tangan
e. Gerakan akhir dengan meluruskan lengan searah dengan lepasnya bola.

Gmbr over head pass ( operan dari atas kepala )

6) Teknik Pantulan (Bounce Pass)
Operan ini dilakukan dengan kedua tangan dalam posisi bola di depan dada. Operan ini sangat baik dilakukan untuk menerobos lawan yang tinggi. Bola dipantulkan disamping kanan/kiri lawan, dan teman sudah siap menjemput di belakang lawan.
Teknik Operan pantulan :
a. Berdiri dengan kaki kanan di depan kaki kiri dibelakang, dan lutut sedikit ditekuk
b. Lemparkan bola dengan menggunakan kedua tangan menyerong ke bawah
c. Bola dilepaskan setinggi pinggang dan harus diarahkan ke suatu titik kira-kira satu meter di depan penerima boal
d. Bila berhadapan dengan lawan maka sasaran pantulan bola berada disamping kanan/kiri lawan

Gmbr bounce pass
7) Operan Samping (Side pass)
Operan ini dilakukan dengan satu tangan. Operan ini gerakanya lebih rileks sebab dapat lebih kuat dan lebih jauh. Oleh karena itu dapat digunakan untuk lemparan jarak sedang dan jauh, kira-kira 7 meter.
Teknik operan samping:
a. Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, lutut sedikit ditekuk
b. Pegang bola dengan tangan kanan lalu dibawa ke samping telinga kanan.
c. Lemparkan bola ke depan melambung atas
d. Langkahkan kaki kiri ke depan bersamaan dengan gerakan lanjutan (follw throught)
8) Teknik Operan Kaitan
Teknik operan kaitan adalah senjata yang paling ampuh untuk pemain yang berpostur pendek, tetapi ingin mencoba mengoperkan bola melewati diatas pemain lawan yang jauh lebih tinggi. Lemparan ini dapat digunakan dalam situasi-situasi sulit yang timbul akibat penjagaan yang ketat dari lawan,sedangkan operan-operan yang lain sulit dilakukan.
Teknik Operan Kaitan:
a. Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang dan lutut sedikit ditekuk
b. Pegang bola dengan kedua tangan di depan dada
c. Lalu dilemparkan bola gerakan mengait.
d. Setelah bola hampir sampai diatas sisi kanan kepala, lengan agak ditekuk dan digerakkan ke arah kiri
e. Gerakan akhir dengan meluruskan lengan searah dengan lepasnya bola
9) Teknik Mengoperkan Bola dari Bawah
Lemparan ini sangat baik dilakukan untuk operan jarak dekat, terutama sekali bila lawan melakukan penjagaan satu lawan satu.
Teknik Mengoperkan Bola dari Bawah:
a. Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang dan lutut sedikit ditekuk
b. Pegang bola dengan kedua tangan disamping badan
c. Lemparkan bola dengan ayunan kedua lengan dari bawah
d. Bola dilepaskan antara pinggang dan dada
10) Teknik Menembak Sambil Melompat (Jump Shoot)
Teknik menembak sambil melompat (jump shoot) dilakukan dengan cara sebagai berikut.
a. Berdirilah dengan posisi kaki melangkah agak serong dan bola dipegang di depan badan!
b. Rendahkan kedua lutut dan bawa bola ke atas depan dahi hingga posisi bola di atas kepala!
c. Tolakkan kedua kaki keatas tegak lurus bersamaan keduatangan diluruskan ke atas dengan gerakan mendorong ke atas!
d. Lepaskan bola dari kedua pegangan tangan setelah lompatan pada saat titik tertinggi atau saat turun, kemudian mendaratlah kembali dengan kaki diikuti kedua lutut mengeper.

Leave Your Comment Here