Letak dan Luas Indonesia – IPS 7

Kelas 7-Minggu Ke 4

Pernahkah kalian mengamati peta Indonesia? Kalau belum silahkan bisa kalian amati peta Indonesia sebagai berikut!

http://umum-pengertian.blogspot.com/2016/04/letak-geografis-astronomis-dan-geologis.html

Dari peta tersebut kalian bisa mengamati letak astronomis negara Indonesia. Coba sebutkan letak astronomis negara Indonesia setelah mengamati peta tersebut! Untuk lebih dapat memahami materi tentang letak Indonesa mari kita baca materi sebagai berikut.

a.    Letak Astronomis

Jika di lihat dari atas luar angkasa, maka bentuk bumi bulat yang sedikit condong ke satu arah. Gambarannya seperti orang rukuk yang menghadap matahari. Karena wilayah Indonesia berada di sisi timur, maka sangat sering dan mudah terkena sinar matahari sepanjang tahun, karena cuaca iklim di indonesia yang berganti pada kurun waktu tertentu.

Astronomis Indonesia terletak pada 6⁰ LU – 11⁰ LS dan di antara 95⁰ BT dan 141⁰ BT. Indonesia merupakan salah satu wilayah yang di lewati garis ekuator. Yakni berada di dalam lintang 0⁰. Jika di lihat di globe, maka posisi Negara Indonesia berada di wilayah belahan bumi timur. Daerah ini sangat sering terkena sinar matahari secara langsung, sehingga Indonesia cenderung memiliki iklim tropis

Dengan adanya iklim tropis membuat musim di Indonesia menjadi 2, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Negara yang memiliki iklim tropis ini membawa berkah tersendiri, yaitu di limpahi dengan kekayaan alam yang luar biasa indahnya serta flora dan fauna yang beraneka ragam. Adanya kelembaban udara yang seimbang membuat keadaan tanah menjadi subur.

https://www.kompas.com/skola/read/2020/07/03/131500869/pengaruh-letak-astronomis-indonesia?page=all

Pengaruh dari Letak Astronomis Indonesia

Letak astronomis sangat memberikan pengaruh di setiap bidang pekerjaan. Misalnya pada penerbangan pesawat, hal ini sangat penting untuk menentukan lokasi penerbangan di udara yang dapat terdeteksi melalui letak astronomis.

Berikut adalah pengaruh dari letak astronomis Indonesia :

1) Pembagian daerah waktu

Berdasar garis bujurnya (95oBT-141oBT), menyebabkan Indonesia terbagi dalam 3 wilayah waktu, yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timut (WIT). Patokan pembagian waktu tersebut adalah garis Bujur 0 derajat yang melewati kota Greenwich. Oleh karena itu, patokan waktu yang digunakan dikenal dengan Greenwich Mean Time (GMT). Patokan untuk menentukan pembagian wilayah waktu adalah garis bujur wilayah Indonesia yang paling barat, yaitu 1050.

Dengan demikian, pembagian wilayah waktu secara umum di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • WIB terletak di wilayah antara 1050 BT – 1200 BT, meliputi Pulau Jawa, Pulau Sumatera, Pulau Madura, dan Kalimantan Barat
  • WITA terletak di wilayah antara 1200 BT – 1350 BT, meliputi Pulau Bali, Pulau Sulawesi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, wilayah NTB, wilayah NTT.
  • WIT terletak di wilayah antara 1350 BT – 1410 BT, meliputi wilayah Maluku dan Papua.

Setiap wilayah Indonesia antara bagian barat dengan tengah mengalami pergeseran garis lintang 15⁰. Begitu pula dengan wilayah tengah dengan timur juga memiliki pergeseran wilayah 15⁰.

Sebanyak 15⁰ tersebut jika dikalkulasikan dan dihitung, ternyata mengalami perbedaan jam selama 1 jam. Sehingga antara waktu barat dengan tengah, memiliki beda waktu 1 jam. Misalnya di bagian barat sudah menunjukan pukul 7, maka bagian tengah menunjukkan selisih satu jam yaitu pukul 8. Perbedaan ini juga sama berlaku antara bagian tengah dengan bagian timur.

2).  Iklim tropis di wilayah timur

Berdasar garis lintangnya (6oLU-11oLS), Indonesia memiliki iklim tropis. Dimana terdapat pembagian 2 musim yang berbeda, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Dengan keadaan wilayah Indonesia di bagian timur, mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun, namun tidak berada tepat di bawah matahari. Sehingga cuacanya dan penyinaran matahari memiliki keseimbangan bagi kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan.  Hal inilah yang menyebabkan terdapatnya beraneka ragam hewan dan tumbuhan yang dapat hidup dan berkembang biak.

Indonesia juga merupakan wilayah yang berada diantara peralihan asia dan Australia. Hal ini yang menyebabkan fauna di Indonesia ada yang berjenis Asia dan Australia. Selain itu juga ada pencampuran antara Asia dan Australia.

b.    Letak Geografis Indonesia

Pengertian letak geografis adalah posisi suatu wilayah (negara) apabila dilihat dari realitas/ kenyataan pada permukaan bumi. Adapun Letak Geografis Indonesia terletak di antara 2 benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia. Kemudian juga terletak di antara 2 samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Selain itu wilayah Indonesia juga berbatasan dengan berbagai wilayah negara dan samudera.

Perhatikan peta letak geografis Indonesia !

https://www.jatikom.com/letak-astronomis-geografis-geologis/

Batas wilayah negara Indonesia dapat juga dilihat dari posisinya, yaitu:

  1. Untuk sebelah utara, wiayah Indonesia berbatasan dengan wilayah negara Malaysia, Singapura, Palau, Filipina, dan Laut Cina Selatan.
  2. Untuk sebelah barat, wilayah Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia.
  3. Untuk sebelah selatan, wilayah Indonesia berbatasan dengan negara Timor Leste, Australia, dan Samudra Hindia.
  4. Sedangkan sebelah timur, wilayah Indonesia berbatasan dengan negara Papua Nugini dan Samudra Pasifik.

Keuntungan dari letak geografis tersebut diatas Indonesia memiliki letak yang strategis sebab berada pada posisi silang yang sangat menguntungkan dari segi sosial, ekonomi dan politik.

Berikut ini beberapa dampak positif letak Indonesia yang strategis :

a.    Lalu lintas pelayaran wilayah perairan Indonesia yang ramai

b.    Perdagangan Indonesia semakin maju

c.    Menambah devisa negara

d.    Kegiatan pariwisata di Indonesia semakin meningkat

e.    Barang-barang produksi Indonesia mudah dikenal di dunia

f.    Terbentuknya kerjasama  regional ASEAN

g.    Indonesia mendapat pengaruh berbagai kebudayaan dan peradaban dari negara luar.

Selain dampak positif, letak wilayah Indonesia yang strategis juga berdampak negatif, antara lain :

•      Banyaknya budaya asing yang masuk ke Indonesia, terutama budaya yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia

•      Indonesia rawan terhadap gangguan dari negara lain.

•      Persaingan perdagangan Indonesia dengan negara lain sangat ketat.

•      Kekayaan sumber daya yang dimiliki Indonesia berpotensi besar untuk dijajah bangsa asing.

c.     Letak Geologis Indonesia

Letak geologis adalah letak suatu negara ditinjau dari keadaan lapisan batuan pembentuknya. Secara geologis Indonesia merupakan daerah pertemuan beberapa lempeng benua dan samudera serta dilalui oleh jalur pegunungan dan jalur gempa. Berdasarkan letak geologisnya, Indonesia dilalui dua jalur pegunungan besar, yaitu :

  1. Jalur Pegunungan (Sirkum) Mediterania,
  2. Jalur Pegunungan (Sirkum) Pasifik,
https://slideplayer.info/slide/3029606/J

Berdasarkan letak geologisnya, wilayah Indonesia dapat dikelompokkan menjadi tiga zona atau wilayah, yaitu :

  1. Zona Dangkalan Sunda (Sebelah Barat), disebut juga zona Asiatis.
  2. Zona Indonesia Tengah (antara Dangkalan Sunda dan Dangkalan Sahul)
  3. Zona Dangkalan Sahul, disebut juiga zona Australis

Luas Indonesia

Luas daratan Indonesia kira-kira adalah 1.919.443 km² dan luas perairannya 3.257.357 km², berarti luas wilayah Indonesia seluruhnya adalah 5.176.800 km².

Daftar Pustaka

Kurnia,Anwar.2002.IPS TERPADU 1 Kelas VII SMP.Jakarta Timur:Yudis Tira

Setiawan,Iwan.Dedi.Suciati.dan A.Mushlih.2013.Ilmu Pengetahuan Sosial.Jakarta:Kemdikbud.Edisi Revisi 2016

Tim Penyusun MGMP IPS Temanggung.Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VII.Magelang:Inovasi

Leave Your Comment Here