Permainan Bola Besar (Bola Voli) – Penjasorkes 8

  1. Permainan Bola Voli

A. Sejarah
Permainan bola voli adalah salah satu olahraga dunia yang diminati banyak orang. Di Indonesia sendiri, penggemar bola voli mulai banyak bermunculan.Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pertandingan resmi bola voli yang di adakan, dan munculnya komunitas-komunitas penggemar bola voli di tanah air.

Bola voli adalah olahraga permainan yang terdiri dari dua grup. Masing-masing grup saling berlawanan dan memiliki anggota tim sebanyak enam orang. Olahraga bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang membutuhkan kelincahan pemain serta kerjasama tim yang baik. Setiap pemain akan bergerak melakukan serangan (smash) dan bertahan menghadapi gempuran lawan. Kesigapan dan kelincahan pemain sangat dibutuhkan agar dapat membentuk tim bola voli yang tangguh.

B. Teknik Dasar
a. Service dalam permainan bola voli modern merupakan serangan pertama dalam permainan bola voli, terdiri dari :

i. Servis bawah dilakukan dengan kedua kaki dalam posisi melangkah, berat badan bertumpu pada kedua kaki dan sikap badan agak condong ke depan. Bola dipegang setinggi pinggang atau lebih rendah di depan badan, jari tangan yang akan digunakan memukul dirapatkan. Ayunkan lengan yang digunakan memukul bola ke balakang bersamaan berat badan dipindahkan ke belakang, ayun kembali lengan yang digunakan memukul bola ke depan bersamaan berat badan dipindahkan pada kaki depan dan bola sedikit dilambungkan. Pukul bola dengan telapak tangan pada bagian tengah bawah sedikit belakang saat pada posisi setinggi pinggang. Ikuti gerakan badan ke depan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan.

ii. Servis Atas diawali dengan badan berdiri tegak, kedua kaki  sikap melangkah (kaki kiri di depan), tangan kiri memegang bola di depan badan, dan pandangan ke arah bola. Lambungkan bola ke atas agak ke belakang menggunakan tangan kiri, lentingkan badan ke belakang, bersamaan dengan gerakan badan ke depan, bola dipukul menggunakan tangan kanan yang dibantu dengan mengaktifkan pergelangkan tangan. Bola dipukul tepat pada bagian belakang bola dengan telapak tangan dan jari-jari terbuka tepat di atas kepala sebatas jangkauan tangan Gerakan diakhiri dengan mengalihkan berat badan ke depan dengan melangkahkan kaki belakang (kan an) ke depan dan pandangan mengikuti arah gerakan bola.

b. Mengumpan (Passing/Setting) untuk memberikan bola kepada teman, terdiri dari :

i. Pasing bawah dilakukan dengan berdiri kedua kaki selebar bahu posisi kedua lutut sedikit ditekuk/direndahkan hingga berat badan tertumpu pada kedua ujung kaki di bagian depan, rapatkan dan luruskan kedua lengan di depan badan hingga kedua ibu jari sejajar, pandangan kea rah datangnya bola. Dorongkan kedua lengan ke depan atas sesuai datangnya bola bersamaan kedua lutut dan pinggul naik serta tumit terangkat dari lantai. Usahakan arah datangnya bola tepat di tengah-tengah badan dan perkenaan bola yang baik tepat pada pergelangan tangan. Arah pantulan bola ke depan atas melengkung/parabola. Posisi jari saat passing bawah adalah rapat dan siku lurus.

ii. Passing atas  diawali berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu, kedua lutut direndahkan hingga berat badan bertumpu pada ujung kaki bagian depan. Posisi lengan di depan badan dengan kedua telapak tangan dan jari-jari renggang sehingga membentuk seperti mangkuk di depan wajah.  Dorong kedua lengan menyongsong arah datangnya bola bersamaan kedua lutut dan pinggul naik serta tumit terangkat. Usahakan arah datangnya bola tepat di tengah-tengah atas wajah, perkenaan bola yang baik adalah tepat mengenai jari-jari tangan.

c. Smash (Spiking) merupakan serangan dengan gerak memukul bola secara keras  arahnya menukik. Smash dilakukan dengan berdiri dekat dan menghadap net, sikap kedua kaki dibuka selebar bahu dan kedua lengan di samping badan. Rendahkan kedua lutut bersamaan dengan lengan ditarik ke belakang. Tolakkan kedua kaki ke atas bersamaan kedua lengan diayun ke atas.  Pukul bola pada bagian atasnya dengan telapak tangan terbuka bersamaan pergelangan tangan diaktifkan. Mendarat kembali pada tempat menolak dengan menggunakan kedua ujung telapak kaki, sikap kedua lutut mengeper dan kedua lengan di samping badan.

d. Membendung (Blocking) merupakan upaya menghalangi lawan dengan cara merantangkan kedua tangan ke tempat yang diduga menjadi jalannya bola. Blok dilakukan dengan berdiri menghadap net, kedua kaki dibuka selebar bahu, kedua lutut direndahkan, kedua tangan di depan dada dengan siku menekuk, pandangan ke depan arah bola. Kedua kaki menolak secara bersamaan ke atas tegak lurus bersamaan kedua lengan diluruskan ke atas (Jarak kedua lengan kurang dari diameter bola), dengan jari-jari tangan terbuka dan  sedikit menekuk, posisi pergelangan tangan disesuaikan dengan arah datangnya bola. Mendarat menggunakan kedua ujung telapak kaki secara bersama-sama, kedua lutut mengeper dan kedua lengan diturunkan melalui depan dada.

Leave Your Comment Here