Teks Berita #1 – Bahasa Indonesia 8

Meringkas Berita

Ringkasan adalah sebuah penyajian peristiwa atau kejadian yang panjang di sajikan secara singkat. atau juga, cara yang baik untuk memotong atau memangkas sajian sebuah hasil karangan yang panjang dan disajikan dalam bentuk sajian yang singkat.

Rimgkasan memiliki perbedaan dengan ikhtisar, meskipun sering ke dua istilah itu disampaikan , tapi sebenarnya kedua istilah itu bebeda. Sebab ringksan merupakan hasil dari karangan yang asli tetapi dalam penyajiannya harus tetap mempertahankan urutan dan rumusan yang sali dari pengarangnya.

Ikhtisar adalah kebalikannya, ikhtisar tidak memerlukan susunan atau sistematika atau tidak perlu sesuai dengan karangan aslinya dan tidak perlu secara proposional atau tidak memerlukan sajian isi dari semua hasil karangan itu.

  1. Ciri-ciri ringkasan:
  2. Harus memiliki kerangka dasar yang jelas
  3. Harus memiliki inti yang tidak menghilangkan hasil karangan asli
  4. Dalam memangkas gagasan harus terperinci
  5. Memiliki tujuan untuk memangkas hasil gagsan.
  6. Cara membuat ringkasan:

Ada dua bentuk dalam membuat ringkasan, yaitu bentuk uraian atau paragraf (verba) dan bentuk berupa bagan atau skema (non-verba). Ringkasan dalam bentuk sekema atau bagan harus memiliki/ mencerminkan gagasan yang ada di dalam teks sumbernya. Sebelum membuat sekema atau bagan, harus dicatat terlebih dahulu inti-inti dari sumber informsi sebelum membentuk unsur-nsur bagan atau skema. Dalam  membuat ringkasan ada beberapa cara yang bisa dijadikan sebuah pegangan  atau panduan yang baik dan teratur, yaitu:

  1. Membaca naskah asli 1-2 kali.
  2. Mencatat gagasan utama tiap paragraf/unsur- unsur berita dalam satu paragraf
  3. Menggabungkan tiap-tiap gagasan utama menjadi satu kesatuan yang utuh dan saling berkesinambungan.

Menyimpulkan Berita

Menurut Mafrukhi dkk, tidak semua informasi menjadi kesimpulan berita. Kita harus menyeleksi informasi yang pentng untuk bahan kesimpulan. Informasi penting itulah yang sudah kita pelajari sebelumnya, yaitu unsur-unsur berita atau pokok-pokok berita. Simpulan adalah sesuatu hal yang disimpulkan ; hasil dari menyimpulkan. Simpulan juga bisa memiliki arti kesudahan pendapat (pendapat yang terakhir dari sebuah uraian sebelumnya) ataupun kesimpulan yang didapat dari cara berfikir induktif dan deduktif. Pola penalaran dalam mengambil simpulan antara lain:

  1. Pola penalaran induktif dan deduktif.

Penalaran deduktif terdiri atas silogisme, akibat- sebab-sebab dan sebab-akibat-akibat.

  • Pola penalaran induktif

Pertama dari pengungkapan hal-hal yang bersifat khusus, lalu kemidian diambil sebuah simpulan yang umum. yang merupakan  sebuah pola penalaran induktif adalah generalisasi, anologi, akibat-akibat-sebab dan sebab-sebab-akibat.

Berikut langkah menyimpulkan isi berita.

  1. Mendengarkan berita dengan penuh konsentrasi.
  2. Mencatat pokok-pokok berita.
  3. Menyajikan pokok-pokok berita menjadi kalimat.
  4. Menyimpulkan isi berita berdasarkan pokok-pokok berita.
  5. Menyampaikan isi berita secara lisan atau tertulis

Menanggapi Berita

Setelah menyimpulkan berita, hal yang dilakukan adalah menanggapi berita. Mafrukhi, dkk mengatakan bahwa tanggapan adalah sambutan terhadap hal, peristiwa, masalah, ucapan, pendapat, atau gagasan berupa kritik, komentar, atau yang lain. Tanggapan dapat berupa pernyataan setuju, tidak setuju/penolakan/sanggahan, suka, tidak sukasaran, solusi, atau tambahan pendapat. Tanggapan yang dikeluarkan harus bersifat objektif dan disertai dengan alasan logis.

Tanggapan menurut Wahyudianto yaitu,

  1. Persetujuan adalah tanggapan yang diberikan terhadap artikel/berita/informasi sesuai dengan hati dan pikiran.
  2. Sanggahan/penolakkan berisi ketidaksetujuan terhadap solusi/saran/pendapat yang dikemukaan dalam berita atau informasi.
  3. Saran merupakan salah satu bentuk tanggapan untuk menyempurnakan isi, pemakaian bahasa, dan struktur informasi yang diterima.

Selain itu, Basir menjelaskan tentang ciri-ciri tanggapan secara umum, sebai berikut:

  1. Tanggapan merupakan pernyataan.
  2. Berbentuk lisan atau tulisan.
  3. Bertujuan untuk menanggapi atau menjelaskan suatu hal yang sebelumnya disampaikan/dilakukan pihak lain.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menyampaiakan tanggapan yaitu,

  1. Tanggapan harus berhubungan dengan masalah yang sedang dibicarakan.
  2. Tanggapan dapat mempercepat pemahaman masalah.
  3. Tanggapan tidak mengulangi pendapat yang pernah disampaikan orang lain.
  4. Tanggapan disampaikan dengan kalimat yang tepat.
  5. Tanggapan disampaikan dengan sikap terbuka dan sopan.

DAFTAR PUSTAKA

Basir, Rokhmad. Tanpa Tahun. Bahasa Indonesia: Modul Pengayaan. Surakarta: Putra Nugraha.

Kosasih. 2017. Bahasa IndonesiaSMP/MTs Kelas VIII. Jakarta: Kemendikbud RI.

Mafrukhi, dkk. 2016. Mahir Berbahasa Indonesia Untuk SMP/MTs kelas VIII. Jakarta: Erlangga. Wahyudianto. Tanpa Tahun. Bahasa Indonesia: Referensi Bahan Ajar. Kartasura: CV. Putra Kertonatan.

Tinggalkan Balasan ke FARID DWI ANDIKA Batalkan balasan