Teks Deskripsi – Bahasa Indonesia 7

Pertemuan 1

A. Definisi atau Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi merupakan teks yang memberikan pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci. Teks tersebut biasanya menggambarkan seperti apa suatu objek (seseorang, benda, tempat, keadaan, atau hal) yang kita gambarkan, baik dari sisi bentuk atau kenampakan, bau, tekstur, sifat, dan unsur lainnya. Melalui teks deskripsi tersebut, pembaca dapat membayangkan dan memiliki gambaran tentang objek yang dimaksud.

Tujuan utama dari penulisan teks deskripsi adalah untuk menggambarkan suatu objek dari sisi penampakan fisik, sifat, ataupun keadaan. Penggambaran tersebut dimaksudkan agar pembaca memiliki gambaran tentang objek yang sedang digambarkan. Sehingga teks dekripsi harus dibuat serinci mungkin sehingga pembaca seolah melihat, mendengar, atau merasakan apa yang dideskripsikan.

Teks deskripsi dapat ditemukan dalam berbagai macam tulisan. Antara lain dalam koran atau majalah pada rubrik wisata, atau bahkan diterapkan dalam acara liputan jalan-jalan di televisi.

B. Ciri-ciri Teks Deskripsi

Ciri tujuan

Tujuan teks deskripsi menggambarkan objek dengan cara memerinci objek secara subjektif atau melukiskan kondisi objek dari sudut pandang penulis teks deskripsi bertujuan menggambarkan/melukiskan secara rinci dan penggambaran sekonkrit mungkin suatu objek/ suasana/ perasaan sehingga pembaca seakan-akan melihat, mendengar, mengalami apa yang dideskripsikan.

Ciri objek yang dideskripsikan

Objek yang dibicarakan pada teks deskripsi bersifat khusus (objek tertentu yang kemungkinan berbeda dengan objek lain). Objek yang dideskripsikan bersifat pendapat personal. Ciri ini tergambar pada judul berisi objek pada konteks tertentu (misal, Si Belang Kucingku, Soekarno Sang Proklamator, dsb). Hal yang dibicarakan khusus kucingku yang bernama Belang yang mungkin berbeda sifat dengan kucing-kucing lain. Demikian juga Bung Karno yang berbeda dengan pemimpin-pemimpin lain.

Ciri isi

  • Isi teks deskripsi diperinci menjadi perincian bagian-bagian objek.
  • Isi teks deskripsi menggambarkan secara konkret  (menggambarkan wisata yang indah akan dikonkretkan indahnya seperti apa, menggambarkan ibu yang baik akan dikonkretkan baiknya seperti apa). Dengan demikian, teks deskripsi banyak menggunakan kata khusus (warna dikhususkan pada kata hijau, biru toska, oranye)
  • Isi teks deskripsi bersifat personal dengan kandungan emosi sehingga menggunakan kata-kata dengan emosi kuat (ombak menggempur, kemolekan pantai, ibuku yang tangguh)

C. Jenis teks deskripsi

  1. teks paragraf deskripsi subjektif : suatu paragraf deskripsi yang penggambaran objeknya menurut kesan yang dimiliki oleh penulis teks
  2. Teks deskripsi Spatial: dalam teks deskripsi ini objek yang dijelaskan hanya berupa benda, tempat, ruang dan lain sebagainya.
  3. Teks deskripsi objektif: suatu deskripsi yang menggambarkan dengan apa adanya berdasarkan keadaan objek yang sebenarnya, sehingga pembaca bisa membayangkan keadaan tanpa ada penambahan opini dari penulis itu sendiri

D. Ciri Teks Deskripsi dari segi Penggunaan Bahasa

  • Menggunakan kata-kata khusus untuk mengkonkritkan  (warna dirinci merah, kuning, hijau)
  • Menggunakan kalimat rincian untuk mengkonkretkan (Ibuku orang yang sangat baik. Dia berusaha menolong semua orang. Dia ramah dan tutur katanya lembut kepada siapa saja.
  • Menggunakan kata sinonim dengan emosi kuat (indah diungkapkan dengan sinonim yang lebih memiliki emosi kuat yaitu elok, permai, molek, mengagumkan, memukau, menakjubkan.
  • Menggunakan majas untuk melukiskan secara konkret (pasir pantai lembut seperti bedak bayi, hamparan laut biru toska seperti permadani indah yang terbentang luas, angin pantai dengan lembut membelai wajah kita)
  • Menggunakan kalimat rincian (Terumbu karang berwarna-warni. Ada terumbu karang oranye, abu-abu, juga hijau muda)
  • Teks deskripsi yang memunculkan kata ganti orang (Kucingku, Ibuku, memasuki wisata ini Anda akan disambut).

Daftar Pustaka

E. Kosasih. 2017. Bahasa Indonesia. Jakarta: Kemendikbud.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Buku Guru Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Permendiknas No. 50  Tahun 2015. Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan

S.S, Haryati, Dahuri, 2019. Buku Pendamping Siswa Bahasa Indonesia Untuk SMP/ MTs Kelas VII. Temanggung: Tim MGMP.

Leave Your Comment Here