Seni Lukis- Seni Budaya 9

https://seputarilmu.com/2019/09/aliran-seni-lukis.html/lukis1/

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang seni lukis, alangkah lebih baiknya mengetahui terlebih dahulu tentang seni rupa.

A. Seni Rupa

  • Berdasarkan Fungsi

Berdasarkan Fungsi karya seni rupa dibedakan menjadi 2, yaitu murni dan terapan

  1. Seni Rupa Murni (fine art/poor art)

Karya seni rupa murni (fine art/poor art) adalah karya seni rupa yang mengutamakan keindahan/estetika. Artinya, karya seni rupa tersebut hanya digunakan sebagai hiasan atau memperindah saja. Contoh : lukisan, foto, gaya rambut, gelang, cincin dll.

  1. Seni Rupa Terapan (applied art)

Karya seni rupa terapan (applied art) adalah karya seni rupa yang mengutamakan keindahan dan fungsi. Artinya, karya seni rupa tersebut, selain memiliki nilai keindahan, juga memiliki nilai fungsi yang mampu membantu kegiatan manusia sehari-hari. Contoh: sandal, sepatu, tas, baju, kursi, meja dll.

B. Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan bentuknya, karya seni rupa dibedakan menjadi 2 yaitu dua dimensi (dwi matra) dan tiga dimensi (tri matra)

  1. Seni rupa dua dimensi (dwi matra)

Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang dan lebar, sehingga hanya dapat dinikmati dari satu arah saja, yaitu dari arah depan. Contoh dari karya seni rupa 2 dimensi adalah lukisan, batik, kaligrafi (tulis), foto.

https://images.app.goo.gl/u3c971uJoe7fEhZj6
Seni rupa 2 dimensi ( dwi matra)
  1. Seni rupa tiga dimensi (tri matra)

Karya seni rupa 3 dimensi disebut juga karya seni rupa tri matra, yaitu karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang, lebar dan ketebalan, sehingga dapat dinikmati dari berbagai arah.

Contoh karya seni rupa 3 dimensi (tri marta) yaitu, patung, relif, kaligrafi dari kayu, ukiran, guci

Pengertian Seni Lukis

  • Menurut Soedarso Sp, melukis adalah kegiatan mengolah media dua dimensi untuk mendapatkan kesan tertentu, dengan melibatkan ekspresi, emosi, dan gagasan pelukis
  • Salah satu cabang dari seni rupa yang berupa 2 dimensi, yang di ekspresikan melalui media kanvas atau bagian permukaan yang datar 

Secara umum, seni lukis adalah mengekspresikan hasil karya 2 dimensi dalam sebuah bidang datar dengan teknik tertentu.

  •  Aliran gaya lukisan 

     Berdasarkan cara pengungkapannya, aliran, gaya lukisan dapat dibedakan/ digolongkan menjadi 2, yaitu representatif, dan nonrepresentatif. Berikut penjabaran aliran dan gaya lukisan.

  1. Representatif

Representatif adalah perwujudan gaya seni rupa yang menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyarakat dan gaya alam. Gaya seni rupa yang termasuk dalam representatif adalah :

  • Naturalisme, yaitu aliran seni lukis yang penggambarannya alami atau sesuai dengan keadaan alam. Naturalisme melukiskan dengan alam nyata, sehingga perbandingan perspektif, tekstur, atau warna serta gelap terang dibuat seteliti mungkin. Pelukis beraliran Naturalisme adalah Basuki Abdullah, Abdullah Suryobroto, Mas Pringadi, Wakidi Claude, Rubens, Constabel
https://images.app.goo.gl/P31U4KNh9D8NR1Q67
  • Realisme, yaitu aliran yang memandang dunia ini tanpa ilusi, apa adanya tanpa menambah atau mengurangi objek, penggambarannya sesuai dengan kenyataan hidup. Perupa beraliran realisme adalah Trubus, Wardoyo, Tarmizi, S. Sudjojono dan Dullah.
This image has an empty alt attribute; its file name is lukisan-tema-humanisme-realisme.jpg
https://images.app.goo.gl/jJptx1pTAB7hznJb7
Lukisan Naturalisme
  • Romantisme, yaitu aliran seni lukis yang lebih bersifat imajiner. Menceritakan cerita dashyat atau kejadian yang dramatis. Pelukis bergaya romantisme adalah  Raden Saleh, Fransisco Goya dan Turner
https://images.app.goo.gl/4t6umvX2v9T2Wj2x9
  • Ekspresionisme, yaitu aliran seni lukis yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa sang perupa yang spontan pada saat melihat objek karyanya. Perupa aliran ini adalah Vincent Van Gogh dan Affandi
https://images.app.goo.gl/xpy9Zwir1hGosgUD7
  • Impresionisme, yaitu aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan kesan saat objek tersebut dilukis. Perupa aliran ini  adalah Claude Monet, Georges Seurat, Paul Cezanne, Paul Gauguin dan S. Sudjojono
  • Surealisme, yaitu aliran seni lukis yang menyerupai bentuk- bentuk yang sering didalam mimpi atau hayalan. Pelukis mengabaikan bentuk secara keseluruhan kemudian mengolah sedemikian rupa bagian tertentu objek untuk menghasilkan kesan tertentu. Perupa aliran ini adalah Salvador Dali.
  • Kubisme, yaitu aliran seni lukis yang penggambarannya berupa bidang segi empat atau bentuk dasarnya kubus. Pelukis yang beraliran surialisme adalah Pablo Picasso, But Mochar, Srihadi, Fajar Sidik, dan Mochtar Apin.
  1. Non representatif     

Adalah suatu bentuk yang sulit untuk dikenal. Bentuk dasar gaya ini sudah meninggalkan bentuk aslinya . Berupa susunan dari garis, bentuk, bidang dan warna yang terbebas dari bentuk alam. Gaya ini menonjolkan bidang yang diisi oleh warna dan dipilah dengan garis-garis tegas. Gaya ini dipelopori oleh Amry Yahya, Fajar Sidik, But Mochtar dan Sadali.

  • Tema Seni Rupa Murni
  1. Hubungan antara Manusia dengan Dirinya ( diungkapkan dengan potret dirinya sendiri sebagai objek lukisannya).

Hubungan antara Manusia dengan Manusia lain ( menggunakan objek disekitarnya, seperti istrinya, anak-anaknya, orang tua, saudaranya, temannya, tetangganya atau orang dalam pikirannya)

https://images.app.goo.gl/WLwWdFHFVZgeFRAJ9
  • Hubungan antara Manusia dengan Alam Sekitarnya ( Pemandangan gunung, laut, sungai, sawah, hutan, perkampungan, perkotaan, binatang dijadikan objek alam yang dijadikan lukisan)
  • Hubungan antara Manusia dengan Benda ( Benda yang berbentuk silindris, kubistis organis atau berbentuk bebas, seperti gelas, guci, botol, meja kursi, buah buahan, bunga
  • Hubungan antara Manusia dengan Aktivitasnya ( aktivitas manusia seperti, kegiatan menari, membajak sawah, berburu, jual beli dipasar, menggembala ternak, dan aktivitas lainnya)
  • Hubungan antara Manusia dengan Alam Khayal ( sering disebut karya seni Surealisme) 

Alat dan Bahan Berkarya Seni Lukis

        Beberapa jenis perlalatan yang biasa digunakan dalam membuat karya seni lukis.  Pensil, Pensil arang (contee), Pastel dan Krayon, Pena/pulpen, tinta bak, Cat (pewarna), kuas, pisau palet, palet.

Jenis Lukisan Berdasarkan Teknik dan Bahan yang digunakan

  • Mozaik, yaitu teknik menempelkan pecahan atau lempengan kaca yang berwarna warni di dinding sehingga membentuk objek tertentu. Bahan yang digunakan antara lain, pecahan keramik, porselen, potongan kertas, atau batu yang berwarna warni ( intersia : Mozaik yang memakai potongan potongan kayu sebagai bahan lukisan) 
  • Lukisan kaca, dikembangkan pada zaman Gothic di Eropa sebagai bagian dari arsitekstur
  • Lukisan cat minyak (plakat), medianya adalah kanvas. Dalam pemakaiannya, cat terlebih dahulu dicampur dengan lijn-olie
  • Lukisan cat air (aquarel) bahan yang digunakan adalah cat air berbentuk pasta yang dicampur dengan air. Aquarel adalah melukis dengan sapuan warna tipis.
  • Acrylic, adalah lukisan dengan bahan yang bahan acrylic, yang menghasilkan warna warna yang cerah 
  • Lukisan batik, menutupi permukaan kain dengan lilin atau malam batik.

    Leave Your Comment Here