Permainan Bola Besar (Sepakbola) – Penjasorkes 7

Kelas 7 – Minggu Ke 1
1. Permainan Sepak Bola

A. Pengertian

Sepak Bola berasal dari dua kata yaitu “Sepak” dan “Bola”. Sepak atau meyepak dapat di artikan menendang (menggunakan kaki) sedangkan “bola” yaitu alat permainan yang berbentuk bulat berbahan karet, kulit atau sejenisnya. Dalam permainan sepak bola, sebuah bola disepak/tendang oleh para pemain kian kemari. Jadi secara singkat pengertian Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menendang bola kian kemari yang dilakukan oleh pemain, dengan sasaran gawang dan bertujuan memasukan bola ke gawang lawan.

B. Sejarah

Pada abatd ± 15 terjadi peperangan antara dua bangsa, banyak korban yang meninggal di kedua belak pihak.Mayat-mayat berserakan di mana-mana, badan terpisah dengan kepala. Kemudian kepala – kepala mayat itu digunakan untuk bermain – main oleh tentara yang menang yang pada akhirnya berkembang menjadi permainan sepak bola seperti sekarang, demikian uraian singkat sejarah terjadinya sepak bola di dunia ini.

Permainan Sepak Bola adalah sebuah permainan menggunakan bola sebagai obyek, berasal dari Inggris. Induk organisasi sepak bola di Indonesia adalah PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) yang berdiri pada tanggal 19 April 1930 di Yogyakarta diketuai oleh Ir. Suratin Sastro Sugondo, untuk mengenang jasa Ir. Suratin Sastro Sugondo maka sampai sekarang diadakan turnamen sepak bola yang dinamakan piala Soeratin.  Sepeninggal Soeratin, dunia persepakbolaan Indonesia tidak banyak menunjukkan prestasi dan perkembangan yang berarti. Pada tahun 1970-an beberapa pemain sepak bola nasional sempat unjuk kebolehan di kejuaraan internasional. Pemain-pemain tersebut di antaranya adalah Ronny Pattinasarani, Sucipto Suntoro, Ramang, dan Latief Harris Tanoto. Sebagai bentuk apresiasi atas perkembangan sepak bola Indonesia, Pakubuwono X mendirikan stadion sepak bola pertama yang diberi nama Stadion Sriwedari. Berbagai kejuaraan pun digelar PSSI untuk menyemarakkan sepak bola Indonesia. Kejuaraan yang digelar oleh PSSI tersebut di antaranya adalah Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, Divisi Dua bagi pemain non-amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir. Di samping itu, PSSI turut menggelar kejuaraan sepak bola wanita dan kompetisi berdasarkan kategori umur (U-15, U-20, dan U-23). Induk organisasi sepak bola didunia adalah FIFA (Federation Internationale Football Association) berdiri pada tanggal 21 Mei 1904 atas prakarsa dari Julius Rimet.

C. Peraturan Permainan

1. Pemain setiap regunya terdiri atas 11 pemain, setiap regu tidak boleh bermain apabila jumlah pemainya kurang dari 7 orang, terdiri dari 1 orang penjaga gawang (keeper), 2-4 orang pemain bertahan di belakang (back), 2-5 orang pemain tengah (gelandang/playmaker), 1-3 orang penyerang (striker).

2. Permainan selama 2 x 45 menit dengan istirahat 15 menit, perpanjangan waktu 2 x 15 menit, jika kedudukan masih seimbang dilaksanakan adu penalty. Wasit juga bisa menambahkan beberapa waktu sebagai pengganti waktu yang hilang karena ada yang cidera atau kejadian lain, tambahan waktu ini idisebut sebagai injury time atau stop page time.

3. Tim yang mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalty, bergantung pada format penyelenggaraan kejuaraan. Dari sebuah pertandingan resmi, 3 poin diberikan kepada tim pemenang, 0 poin untuk tim yang kalah dan masing-masing 1 poin untuk dua tim yang bermain imbang. Meskipun demikian, pemenang sebuah pertandingan sepak bola dapat dibatalkan sewaktu-waktu atas skandal dan tindakan kriminal yang terbukti di kemudian hari. Sebuah laga sepak bola dapat dimenangkan secara otomatis oleh sebuah tim dengan 3-0 apabila tim lawan sengaja mengundurkan diri daripertandingan (Walk Out).

4. Posisi dasar pemain dapat mengalami modifikasi menjadi berbagai pola atau taktik permainan. Beberapa pola pemain yang sering digunakan dalam berbagai kejuaraan adalah 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering digunakan oleh system total football Belanda dan Jerman Barat )

5. Apabila pemain melakukan pelanggaran yang cukup keras maka wasit dapat memberikan peringatan dengan kartu kuning dan hukuman dengan kartu merah (pengusiran dari lapangan permainan). Pertandingan akan dihentikan sesaat dan wasit menunjukkan kartu kedepan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku. Kartu kuning merupakan peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara terus-menerus melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau tindakan, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau lemparan ke dalam. Pemain yang menerima dua kartu kuning akan mendapatkan kartu merah dan keluar dari pertandingan. Pemain yang mendapatkan kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa digantikan dengan pemain lainnya. Beberapa contoh tindakan yang dapat diganjar kartu merah adalah pelanggaran berat yang membahayakan atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola dengan tangan untuk mencegah gol bagi semua pemain kecuali penjaga gawang ,dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang, pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang melakukan hands ball di luar kotak penalty.

6. Kick Off adalah tendangan permulaan pada awal pertandingan, untuk saat ini tendangan kick off dapat ditendang ke segala arah.

7. Free kick (tendangan bebas) adalah tendangan yang dilakukan oleh suatu regu jika regu lawan melakukan pelanggaran.

8. Hand ball adalah suatu pelanggaran jika bola menyentuh tangan (selain keeper)

9. Throw in (lemparan ke dalam) dilakukan jika bola keluar melalui garis samping, throw in dilakukan dengan bola dipegang menggunakan kedua tangan dan  bertumpu menggunakan kedua kaki

10. Penalty kick (tendangan hukuman) dilakukan dari jarak 11 m dari gawang, diberikan jika terjadi pelanggaran oleh regu bertahan di daerah pinaltynya sendiri. Pada waktu dilakukan tendan pinalty posisi penjaga gawang harus berada pada atas garis gawang dan berdiri diantara tiang gawang.

11. Corner kick (tendangan sudut) tendangan yang dilakukan apabila bola keluar melalui garis lebar lapangan yang sebelumnya tersentuh oleh pemain bertahan.

12. Off-side terjadi jika, ketika bola sendang dimainkan oleh temannya seorang pemain berada lebih dekat pada garis gawang dengan lawan dari pada bola, dan pemain lawan yang kedua terakhir.

D. Lapangan

  1. Panjang garis samping : 100 – 120 m
  2. Lebar lapangan : 64 – 75 m
  3. Daerah Gawang : 18,32 x 5,5 m
  4. Daerah hukuman (Penalty area) : 40,39 x 16,5 m
  5. Tinggi dan lebar gawang : 2,44 dan 7,32 m
  6. Jari-jari lingkaran tengah : 9,15 m
  7. Jarak titik tendangan hukuman penalty dari garis gawang : 11 m

E. Bola dengan keliling 68 cm, berat 396 s.d 453 gr berbentuk bundar/bulat, terbuat dari kulit atau bahan yang sesuai.

F. Perlengkapan dasar/utama, wajib dipakai oleh seorang pemain terdiri dari item-item yang terpisah berikut ini :

  1. Baju/kaos olahraga yang berlengan, jika memakai pakaian dalam warna lengan pakaian dalam itu harus sama denga kaos atau baju olahraga yang dipakai.
  2. Celana pendek, jika memakai celana dibawah celana pendek maka warna celana itu harus sama.
  3. Kaos kaki, jika memakai bahan atau tipe sejenis yang dipakai diluar harus sama dengan warna kaos kaki yang dipakai.
  4. Pelindung tulang kering (skinguards).
  5. Sepatu.

G. Teknik Dasar

Teknik dasar permainan sepak bola antara lain passing (menendang bola), dribbling (menggiring bola),  stoping/ control (menghentikan bola), shooting (menendanag bola dengan keras yang bertujuan untuk mencetak gol), dan heading. (menyundul bola)

  1. Menendang bola

Menendang bola adalah teknik menyentuh atau mendorong bola menggunakan kaki. Teknik ini merupakan faktor yang dominan dalam permainan sepak bola. (menggunakan kaki bagian dalam, luar dan punggung) pada saat menendang, pergelangan kaki harus dikeraskan/dikunci. Sumber gerakan saat menendang dari pangkal paha, dengan tenaga disesuaikan dengan jarak dan sasaran yang dituju.

a. Pelaksanaan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam adalah sebagai berikut:

  • Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
  • Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posisi pergelangan kaki diputar ke arah luar.
  • Selanjutnya tendang bola dengan sentuhan kaki bagian dalam.

b. Pelaksanaan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar adalah sebagai berikut:

  • Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depandan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
  • Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posisi pergelangan kaki diputar ke arah dalam.
  • Selanjutnya tentang bola dengan sentuhan kaki bagian luar.

c. Pelaksanaan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung adalah sebagai berikut :

  • Sikap badan di belakang bola dan agak condong ke depan, salah satu kaki di depan sebagai kaki tumpu dan menghadap ke sasaran dengan lutut sedikit ditekuk.
  • Kaki tending berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap bola, lalu ayun kaki ke depan sehingga mengenai bola tepat pada punggung kaki, sedangkan perkenaan terhadap bola beradaditengah-tengah.
  • Selanjutnya gerakan kaki mengikuti arah lepasnya bola.

Jenis– jenis menendang bola antara lain :

  • Passing yaitu menendang bola dengan tujuan mengumpan/mengoper bola kepada teman. Passing terdiri dari passing dekat (short pass) dan passing jauh (loong pass), passing dapat dilakukan menggunakan kaki bagian dalam, luar, punggung kaki dan tumit.
  • Shooting yaitu menendang bola dengan tujuan untuk mencetak gol (menendang bola dengan mengarahkan bola ke gawang lawan), melakukan shooting biasanya menggunakan punggung kaki.

2. Menghentikan bola

Yaitu sikap dan gerakan untu kmenahan atau menghentikan bola yang datang ke arah kita. Teknik menghentikan bola ada beberapa macam yaitu:

  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian luar.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian punggung.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian telapak/sol sepatu.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian paha.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan dada dan perut.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kepala.

Pelaksanaan Teknik menghentikan bola menggunakan kaki pada dasarnya hamper sama dengan teknik menendang bola, perbedaannya pada teknik menghentikan/menahan bola dengan kaki, bola kita songsong/stop/tahan, sedang pada teknik menendang bola kita dorong/tendang.

Menghentikan bola (menggunakan kaki bagian dalam, luar, punggung dan telapak kaki). Gerakan kaki saat bola menyentuh kaki, mengikuti arah gerakan bola.

3. Menggiring Bola

Menggiring bola yaitu, mendorong bola atau menentang bola ke depan secara pelan dengan variasi ke samping sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dalam penguasaan pemain. Teknik menggiring bola dapat dilakukan dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan kaki bagian punggung baik menggunakan kaki kanan, kaki kiri, atau kaki kanan dan kiri secara bergantian, posisi bola tidak jauh dari kaki dan jaga keseimbangan (terutama saat dilanjutkan dengan gerak tipu melewati lawan).

4. Menyundul bola (heading)

Menyundul bola adalah gerakan mendorong bola menggunakan kepala khususnya bagian dahi, gerakan ini dilakukan jika bola berada di udara atau melayang.

5. Melempar bola ke dalam (throw in)

Lemparan ke dalam terjadi kalau ketika permainan sepak bola sedang berlangsung, bola keluar dari lapangan permainan melewati daerah sisi lapangan. Kalau lemparan ini sudah dilakukan, permainan bisa dilanjutkan kembali.

Lemparan ke dalam dilakukan oleh pemain dari tim yang tidak menyentuh bola terakhir ketika bola keluar lapangan. Berikut ketentuan lemparan ke dalam pada permainan sepak bola:

  • Bola dilempar oleh kedua tangan dan harus melewati atas kepala.
  • Kedua kaki harus tetap menempel atau menjinjit di tanah saat melempar bola.

Leave Your Comment Here