Permainan Bola Besar (Sepakbola) – Penjasorkes 9

Kelas 9 – Minggu Ke 1

A. Permainan Sepakbola

Sepak bola merupakan salah satu olahraga yang paling populer dibelahan bumi ini, olahraga ini banyak digemari dari anak-anak sampai dengan orang tua, baik wanita maupun pria. Terbukti dengan adanya beberapa organisasi sepak bola di setiap benua di bumi ini , induk organisasi sepak bola asia adalah AFC, benua eropa UEFA, benua amerika CONCACAF. Di Indonesia sendiri sepak bola merupakan olahraga paling favorit nomor satu, terbukti di stadion stadion yang ada selalu dipadati oleh masing-masing suporter fanatiknya, ada aremania, bcs sleman, bobotoh dan lain sebagainya.
Bagi kalian yang gemar bermain sepak bola, Untuk dapat bermain sepak bola, memainkan si kulit bundar dengan baik maka perlu adanya latihan, baik latihan fisik maupun latihan teknik-teknik dasar sepak bola, pada bab ini kita akan membahas beberapa teknik dasar dan kombinasi sepak bola.

a. Teknik Menggiring Bola (Dribbling)
Dribbling adalah menendang bola secara terputus–putus dengan tujuan untuk mengendalikan bola agar dapat melewati lawan sehingga dapat mencetak gol ke gawang lawan. Berikut ini beberapa cara untuk melakukan dribbling :
1) Dribbling menggunakan kaki bagian dalam, yaitu menendang bola secar terputus putus menggunakan kaki bagian dalam bergantian antara kaki kanan dengan kaki kiri.
2) Dribbling menggunakan kaki bagian luar, yaitu menendang bola secar terputus putus dengan menggunakan kaki bagian luar.
3) Dribling menggunakan punggung kaki (kura–kura kaki) yaitu, mennedang bola secar terputus-putus dengan menggunakan punggung kaki.
4) Dribbling mengunakan beberapa bagian kaki (campuran bagian kaki), yaitu menendang bola secar terputus – putus dengan menggunakan bagia–bagian kaki (kaki dalam, kaki luar, punggung kaki) secara bergantian.

Teknik melakukan dribbling
1) Posisi badan sesuai dengan arah bola
2) Menendang bola secar terputus –putus beraturan dengan menggunakan bagia- bagian kaki yang diangap nyaman untuk melakukan dribbling
3) Mengatur jarak bola dengan kaki jangan terlalu jauh
4) Pandangan ke arah bola, sekali kali ke arah depan untuk melihat lawan ataupun kawan

Beberapa variasi dalam melakukan latihan dribbling
1) Dribbling dengan cara zig-zag, dengan bantuan beberapa cone yang diletakan dengan jarak tertentu akan dapat melatih kemampuan dribbling dalam merubah arah secara cepat
2) Latihan dribbling dengan cara beberapa anak melakukan dribbling secara bersamaan dengan tempat yang dibatasi, setiap anak berusaha untuk tidak saling bertabrakan, dapat mengendalikan bola supaya tidak keluar dari area yang sudah ditentukan.
3) Latihan dribbling lurus secara cepat (sprint)

b. Teknik shooting
Shooting merupakan salah satu teknik menendang bola, kemampuan melakukan shooting  menjadi sangat penting bagi seorang pemain (khususnya pemain depan) karena dengan teknik ini seorang pemain dapat mencetak goal meskipun shooting bukan satu–satunya cara untuk mencetak goal dalam permainan sepak bola. Pengertian shooting itu sendiri adalah melakukan tendangan keras ke arah gawang dengan tujuan untuk mencetak goal, kebanyakan shooting dilakukan dengan menggunakan punggung kaki.
Cara melakukan shooting
1) Posisi badan ke arah depan/ke arah mana bola akan ditendang
2) Lutut Kaki tumpu agak ditekuk berada di samping bola
3) Kaki yang digunakan untuk menedang (punggung kaki) diluruskan dan dikuatkan saat menyentuh bola.
4) Pandangan ke bola dan segera melihat arah yang akan tuju setelah dekat dengan bola
5) Setelah melakukan shooting berat badan dicondongkan ke depan

c. Teknik menyundul bola (Heading)
Heading dalam permainan sepak bola dapat digunakan sebagai slah satu cara untuk mencetak goal dan atau juga dapat digunakan untuk menghalau bola keluar lapangan. Kunci dalam melakukan heading adalah di kekuatan otot leher seorang pemain.
Prinsip-prinsip menyundul bola
1) Lari menjemput arah datangnya bola, pandangan mata tertuju ke arah bola
2) Otot leher dikuatkan
3) Bagian badan yang digunakan untuk menyundul bola adalah dahi, yaitu daerah bagian kepala diatas kedua kening (alis mata) di bawah rambut kepala
4) Badan ditarik kebelakang melengkung pada daerah pinggang, kemudian dengan gerakan seluruh tubuh yaitu kekuatan otot otot perut, kekuatan drongan panggul, dan kekuatan kedua lutut, kaki diluruskan, badan diayunkan  kedepan sehingga dahi dapat mengenai bola dengan keras
5) Pada waktu menyundul bola, mata tetap terbuka, selalu mengikuti arah datangnya bola dan mengikuti kemana bola diarahkan, selanjutnya diikuti gerakan lanjutan untuk segera mencari posisi

Kegunaan teknik menyundul bola
1) Mencetak goal
2) Mengumpan
3) Menghalau serangan lawan

Bentuk–bentuk latihan menyundul bola
1) Siswa baris berbanjar, salah seorang berdiri didepan barisan kurang lebih dengan jarak 5m. Bola dilemparkan kedepan atas, siswa yang berada dibarisan paling depan segera menyundul ke arah pelempar, setelah menyundul bola segera lari ke belakang barisan, dilakukan secara bergantian
2) Dua orang siswa berdiri saling berhadap hadapan dengan jarak antara 5 s.d 10 meter, ditengah tengah diberi dua tiang bendera dengan jarak 2m sebagai gawang. Pemain yang satu sebagai pelempar, setelah bola dilempar maka harus segera disundul dengan melewati kedua tiang bedera.

d. Teknik Sliding
Sliding atau merampas bola dari penguasaan lawan dengan menjatuhkan badan menyusur tanah, sliding harus dilakukan dari arah depan atau samping dengan mengarah ke bola (bukan kaki pemain lawan), ketika melakukan sliding seorang pemain dilarang mengangkat kaki terlalu tinggi. Sliding kerap dilakukan pada waktu keadaan pemain bertahan sudah tertinggal dibelakang.
Beberapa kesalahan dalam melakukan sliding sehingga menimbulkan sebuah pelanggaran ;
1) Tidak mengenai bola
2) Mengangkat kaki terlalu tinggi
3) Melakukan sliding dari belakang
4) Mengarah kaki lawan
Teknik sliding sering sekali menimbulkas sebuah pelanggran karena kurang sportifnya seorang pemain dalam melakukanya

e. Kombinasi dan variasi teknik dasar sepak bola
Latihan kombinasi beberapa teknik dasar sepak bola, salah satunya adalah latihan menggiring dikombinasikan dengan shooting.
1) Siapkan beberapa cone untuk dijadikan rintangan dalam mendribbling
2) Diawali dengan mendribbling zig-zag melewati cone kemudian diakhiri dengan shooting ke arah gawang
3) Pada waktu melakukan dribbling tidak usah terburu buru, lakukan dengan tenang, bola dapat dikendalikan dengan baik tidak liar
4) Setelah berhasil melewati cone dengan cara zig-zag, posisikan bola dengan baik sebelum melakukan shooting
5) Pada saat dribbling dan akan melakukan shooting pandangan jangan melihat ke bola saja, sesekali melihat ke depan, seolah olah melihat posisi lawan dan arah gawang yang akan di shooting.
6) Lakukan beberapa kali percobaan sampai arah shooting sesuai target

Dalam pertandingan resmi, tim pemenang diberikan 3 poin, dan tim yang kalah mendapatkan 0 poin. Kalau kedua tim bermain imbang, maka masing-masing tim mendapatkan 1 poin.Walaupun begitu, pemenang dalam suatu pertandingan sepak bola bisa dibatalkan sewaktu-waktu kalau terjadi skandal atau  tindakan kriminal yang di kemudian hari terbukti.Apabila dalam suatu laga sepak bola salah satu tim sengaja untuk mengundurkan diri dari suatu pertandingan, atau yang disebut dengan walk out, maka tim lawannya dapat memenangkan pertandingan secara otomatis dengan poin 3-0.
Secara umum, peraturan pertandingan diperbaharui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menjadi penyelenggara Piala Dunia  di setiap 4 tahun sekali.

B. Peraturan Permainan Sepakbola

1) Lapangan

  • Panjang lapangan =100 – 110 m
  • Lebar lapangan = 64 – 75 m
  • Luas daerah gawang = 18,35 x 5,5 m
  • Jari-jari lingkaran tengah = 9,15 m
  • Daerah hukuman pinalti = 40,39 x 16,5 m
  • Jarak titik hukuman dengan garis gawang = 11 m

2) Gawang

  • Tinggi gawang = 2,44 m
  • Lebar gawang = 7,32 m

3) Bola

  • Bahan bola = kulit
  • Bentuk bola = bulat
  • Berat bola = 396 – 453 gram
  • Keliling lingkaran bola = 68 – 71 cm

4) Peraturan Memulai Pertandingan
Sebelum pertandingan dimulai, pemain harus berjabat tangan antar sesama pemain atau lawan dan berbaris ke arah penonton.Wasit membawa uang logam dan kapten setiap tim akan memilih sisi uang logam, kemudian wasit melempar uang logam, dan pilihan sisi uang logam yang sesuai oleh kapten bisa memilih bola awal atau gawang.

5) Jumlah Pemain Sepak Bola
Terdapat 2 tim dan masing-masing tim terdiri 11 orang (salah satunya penjaga gawang). Jika pemain tim kurang dari 7 atau 4 pemain terkena kartu merah dan keluar maka tim tersebut dianggap kalah.

6) Pemimpin Tim (Captain)
Diharuskan setiap tim mempunyai captain,  dengan tujuan apabila ada masalah dengan tim maka captain yang akan berdiskusi dengan wasit.

7) Peraturan Dalam Memakai Aksesoris

  • Jersey, dalam satu pertandingan kedua tim tidak diperbolehkan memakai jersey satu warna. Setiap tim harus mempunyai identitas berbeda, setiap tim harus mempunyai 2 warna jersey. 1 untuk pertandingan rumah (Home) dan satu lagi untuk laga tandang (Away).
  • Kaos kaki, dalam pertandingan resmi sepak bola warna kaos kaki harus sama. Kaos kaki juga bertujuan untuk melindungi tulang kering dan mencegah cidera.
  • Sarung tangan, hanya boleh dipakai kiper (penjaga gawang) untuk mempermudah dalam menangkap bola dan melindungi tangan dari tendangan bola yang keras. Pemain lain juga diperbolehkan memakainya tetapi ketika berada di tempat dingin atau bersalju.
  • Penutup kepala, hanya bisa digunakan pemain yang cidera.
  • Aksesoris yang dilarang, meliputi anting, kalung, gelang, dan lainnya.

8) Wasit
Wasit memegang penuh jalannya pertandingan dan memberi keputusan apabila pemain bola melanggar peraturan yang dilakukan. Wasit utama dibantu dengan 2 asisten wasit.

9) Asisten Wasit
Asisten wasit disebut linesman. Memberitahukan kepada wasit utama apabila terjadi offside dengan tanda bendera dan mengawasi apabila terjadi throw in dan tendangan sudut.

10) Peraturan Waktu Permainan Sepak Bola
Permainan dilakukan selamat 90 menit dan dibagi menjadi 2 babak, setiap babak mempunyai waktu 45. Dengan waktu istirahat tidak lebih dari 15 menit.
Apabila 90 menit itu habis dan pertandingan membutuhkan pemenang maka dilakukan tambahan waktu (extra time) dengan durasi 2 x 15 menit. Jika kedudukan masih sama maka akan diadakan adu finalty.

11) Peraturan Kick Off
Kick off dilakukan ketika akan memulai suatu permainan, dalam sepak bola dilakukan ketika:

  • Memulai pertandingan
  • Terjadinya sebuah gol
  • Memulai babak yang kedua
  • Memulai babak extra time

12) Peraturan Gol
Perhitungan gol dilakukan ketika bola masuk ke dalam jaring dan melewati gawang serta tidak ada pemain dalam posisi offside, pelanggaran, maupun hands ball. Semua keputusan ada ditangan wasit yang menentukan gol tersebut sah atau tidak.

13) Peraturan Offside dan Onside
Offside terjadi ketika teman satu tim mengoper ke pemain lain tetapi berada sedikit didepan bek pertahanan lawan. Asisten wasit yang menentukan terjadinya offside atau onside dengan mengangkat bendera. Peraturan onside sebaliknya.

14) Peraturan Bola Keluar (Out)
Ketika bola keluar dari lapangan samping maka akan terjadi lemparan kedalam. Dan jika keluar di samping gawang maka akan terjadi tendangan sudut. Wasit berhak memerintahkan pemain untuk mengeluarkan bola jika ada pemain yang mengalami cidera.

15) Lemparan kedalam (Throw in)
Dilakukan ketika bola keluar dari lapangan, tim yang mengambil lemparan kedalam adalah tim yang tidak mengeluarkan bola. Ketika melakukan lemparan, pemain tidak boleh membuang waktu lama dan satu kaki tidak boleh terangkat.

16) Tendangan Gawang
Dilakukan ketika bola melewati garis gawang karena pemain lawan. Penjaga atau teman satu tim boleh melakukan tendangan gawang dengan syarat bola tidak melebihi area garis kiper.

17) Tendangan Sudut (Corner kick)
Dilakukan ketika bola keluar melewati garis gawang yang disebabkan oleh pemain bek, tendangan dilakukan oleh pemain lawan. Letak tendangan gawang sesuai dengan tempat (kanan atau kiri) bola keluar.

18) Peraturan Pergantian Pemain
Pergantian pemain hanya bisa dilakukan maksimal 3 orang. Tetapi jika dalam keadaan pertandingan persahabatan maka pergantian pemain boleh dilakukan 7 kali.

19) Peraturan Terjadinya Pelanggaran
Pelanggaran bisa terjadi karena tackle yang terlalu keras, hands ball, mendorong lawan, menarik baju lawan, mengganggu pergerakan penjaga gawang, dan masih banyak lagi. Wasit akan mengeluarkan 2 macam kartu yaitu kartu merah dan kartu kuning.
Jika mendapat kartu merah, maka pemain keluar dari lapangan pertandingan. Jika mendapat kartu kuning maka mendapat peringatan keras, dan jika dapat 2 kali kartu kuning maka otomatis mendapat kartu merah.

20) Peraturan Tendangan Bebas (Free kick)
Tendangan bebas dilakukan di tempat terjadinya pelanggaran, terdapat 2 pilihan yang biasa pemain lakukan yaitu menendang langsung ke gawang atau mengoper ke teman satu tim.

21). Terjadinya Penalty
Terjadi karena pemain melakukan pelanggaran di area penjaga gawang. Seperti hands ball, tackle, dan pelanggaran lainnya. Salah satu pemain akan ditunjuk sebagai orang yang menendang bola.

  • Gani Ifnun Majid

    Pak perpanjangan waktu dalam permainan sepak bola berapa menit

Leave Your Comment Here