Interaksi Keruangan salam Kehidupan di Negara-Negara ASEAN – IPS 8

Kelas 8 – Minggu Ke 1

Kompetensi Inti

KI.1.  Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI.2.  Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

KI. 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural. Berdaarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya. Dikaitkan dengan fenomena dan kejadian yang tampak mata.

KI. 4. Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkrit (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi dan membuat). Ranah abstrak meliputi menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang. Sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

Kompetensi Dasar KD:

KD. 3.1   Menelaah perubahan keruangan dan interaksi antarruang di Indonesia dan negara-negara ASEAN yang diakibatkan oleh faktor alam dan manusia (teknologi, ekonomi, pemanfaatan lahan, politik) dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial, budaya, dan politik

KD 4.1    Menyajikan hasil telaah tentang perubahan keruangan dan interaksi antarruang di Indonesia dan negara-negara ASEAN yang diakibatkan oleh faktor alam dan manusia (teknologi, ekonomi, pemanfaatan lahan, politik) dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial, budaya, dan politik.

Indikator Pencapaian Kompetensi

Setelah mempelajari bab ini, kalian diharapkan mampu:      

1.  Menjelaskan kondisi geografis dan karakteristik negara-negara anggota Asean;

A.   MENGENAL NEGARA-NEGARA ASEAN

Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (PERBARA) atau yang biasa dikenal dengan ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) adalah sebuah organisasi geo-politik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang didirikan di Bangkok (Thailand) pada tanggal 8 Agustus 1967 berdasarkan Deklarasi Bangkok

Organisasi ini prakarsai oleh 5 negara, yaitu :

–    Adam Malik          :  Indonesia

–    Tun Abdul Razak  :  Malaysia

–    Thanat Khoman    :  Muangthai

–    Narciso Ramos     :  Filipina

–    S. Rajaratnam      :  Singapura.

Tujuan utama dari organisasi ASEAN adalah menggalang kerja sama diberbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, serta mewujudkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan saling menghormati dalam hubungan antarnegara di wilayah Asia Tenggara.

ASEAN memberi kesempatan pada negara – negara lain di wilayah Asia Tenggara sebagai anggota baru, hingga sekarang menjadi 10 anggota, 5 anggota baru yaitu :

  1. Breunei Darussalam  masuk tanggal  7 Januari 1984
  2. Vietnam    masuk tanggal  28 Juli 1995
  3. Laos         masuk tanggal  23 Juli 1997
  4. Myanmar  masuk tanggal  23 Juli 1997
  5. Kamboja   masuk tanggal 16 Desember 1998

Tujuan ASEAN  sesuai dengan isi Deklarasi Bangkok, antara lain :

  1. Mempercepat pertumbuhan, kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
  2. Memelihara perdamaian dan stabilitas dengan menjunjung tinggi hukum dan hubungan antara negara-negara di Asia Tenggara.
  3. Meningkatkan kerja sama yang aktif dan saling membantu dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknologi dan administrasi.
  4. Saling memberikan bantuan dalam bidang fasilitas latihan dan penelitian pada bidang pendidikan, kejuruan, teknik dan administrasi.
  5. Bekerja sama lebih efektif untuk mencapai daya guna lebih besar dalam bidang pertanian, industri dan perkembangan perdagangan termasuk studi dalam hal perdagangan komoditi internasional, perbaikan pengangkutan dan fasilitas komunikasi serta meningkatkan taraf hidup rakyat.
  6. Meningkatkan studi tentang masalah-masalah di Asia Tenggara.
  7. Memelihara kerja sama yang erat dan bermanfaat dengan berbagai organisasi internasional dan regional lain yang mempunyai tujuan sama serta mencari kesempatan untuk menggerakkan kerja sama dengan mereka.

Lambang ASEAN

https://brainly.co.id/tugas/14161236

1.    Kondisi Geografis negara-negara ASEAN

https://pewe.id/peta-asean/

Unsur-unsur fisik meliputi letak, bentang alam, keadaan iklim, keadaan tanah, sumber daya alam, dan lain sebagainya.  Berikut unsur-unsur fisik kawasan Asia Tenggara

a.  Letak, Batas, dan Luas Kawasan Asia Tenggara

1)  Letak

  1. Letak geografis

     Letak geografis adalah letak suatu daerah dilihat dari kenyataannya di permukaan bumi dibandingkan dengan daerah lainnya. Secara geografis Asia Tenggara berada di antara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia, dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.  Letak Asia Tenggara yang strategis ini menguntungkan bagi peningkatan perdagangan dan pariwisata di kawasan Asia Tenggara.

Letak Astronomis adalah letak suatu daerah berdasarkan garis bujur dan garis lintang. Secara astronomis Asia Tenggara terletak pada 28ºLU-11ºLS dan 92ºBT-141ºBT. Garis astronomis 28oLU berada di ujung utara Myanmar dan 11ºLS berada di ujung selatan Indonesia.  Sedangkan 92ºBT merupakan batas astronomis Myanmar sebelah barat dan 141ºBT adalah batas astronomis Indonesia sebelah timur.

2) Batas

Secara Geografis batas-batas wilayah Asia Tenggara sebagai berikut :

  • Sebelah utara : Negara Cina, dan India
  • Sebelah timur : Negara Papua Nugini,  dan Samudera Pasifik,
  • Sebelah selatan : Samudera Hindia, dan Australia
  • Sebelah barat : India, Bangladesh, Teluk Benggala, dan Samudera Hindia

3) Luas

Luas wilayah daratan Asia Tenggara sekitar 4.817.000 km2 dan perairan laut Asia Tenggara sekitar 5.060.100 km2.

Daftar Pustaka

Kurnia,Anwar.2002.IPS TERPADU 1 Kelas VIII SMP.Jakarta Timur:Yudis Tira

Setiawan,Iwan.Dedi.Suciati.dan A.Mushlih.2013.Ilmu Pengetahuan Sosial.Jakarta:Kemdikbud.Edisi Revisi 2016

Tim Penyusun MGMP IPS Temanggung.Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VIII.Magelang:Inovasi

Leave Your Comment Here